Home / Kriminal

Selasa, 6 Januari 2026 07:39- WIB

Polrestabes Makassar Ungkap Tiga Kasus di Awal 2026

MAKASSAR, Merata.Net – Polrestabes Makassar merilis pengungkapan sejumlah kasus kriminal yang terjadi pada akhir tahun 2025 hingga awal tahun 2026.

Rilis kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, S.I.K., M.Si, didampingi Kasat Reskrim AKBP Devi Sujana, S.H., S.I.K., M.H, Kasi Humas Kompol Wahiduddin, serta Kasi Propam Kompol Ramli, bertempat di Aula Mappaodang Polrestabes Makassar, Senin (05/01/2026).

Kapolrestabes Makassar mengungkapkan bahwa terdapat tiga perkara menonjol yang terjadi pada malam pergantian tahun dan setelahnya, yakni kasus penganiayaan secara bersama-sama yang mengakibatkan korban meninggal dunia, kasus pembunuhan berencana, serta kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh pasangan suami istri.

Kasus pertama merupakan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama di muka umum yang melibatkan sekitar enam orang tersangka, satu di antaranya masih di bawah umur. Peristiwa tersebut terjadi pada 31 Desember 2025, saat para pelaku terlibat tawuran yang dipicu oleh permainan petasan.

Akibat penganiayaan tersebut, korban meninggal dunia setelah dikeroyok secara bersama-sama. Karena kejadian masih terjadi di tahun 2025, penyidik menerapkan KUHP lama, dengan sangkaan Pasal 170 KUHP, Pasal 351 KUHP, dan Pasal 338 KUHP, dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.

Baca Juga  Man United Kembali Merana, Kalah 4-3 Lawan Brentford

Kasus kedua adalah pembunuhan berencana yang dilakukan oleh seorang adik terhadap kakak kandungnya, yang dipicu persoalan uang. Peristiwa tersebut terjadi pada 2 Januari 2026, sehingga penyidik menerapkan KUHP baru.

Kapolrestabes menjelaskan, pelaku mendatangi korban untuk menagih uang terkait kesepakatan sebelumnya. Namun karena tidak mendapatkan uang yang dimaksud, pelaku kemudian melakukan penusukan sebanyak dua kali, masing-masing di bagian tangan dan pinggang korban, hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

“Adik kandung mendatangi korban dan ketika sudah sampai di korban masih juga tidak mendapatkan uangnya dan melakukan penusukan, penusukan ada dua satu di tangan dan satu pinggang,” ungak Kapolrestabes.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 459 KUHP subsider Pasal 458 ayat (1) KUHP dan lebih subsider Pasal 466 ayat (3) KUHP, dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara paling lama 20 tahun.

Baca Juga  Ops Lilin Nataru 2023-2024, Ditlantas Polda Sulsel Optimalkan Implementasi ETLE

Kasus ketiga terjadi di Perumahan Pesona Barombong Indah, Kecamatan Tamalate, pada tahun 2026. Korban berinisial K, sedangkan pelaku adalah pasangan suami istri Sukarno dan Sumarniati.

Dalam kronologinya, pelaku perempuan menuduh korban memiliki hubungan dengan karyawannya. Korban kemudian dipaksa masuk ke kamar oleh kedua pelaku, mengalami penganiayaan, dan dipaksa melakukan hubungan badan yang direkam menggunakan video.

“Korban selain mengalami penganiayaan juga mengalami pemerkosaan yang dilakukan oleh kedua pelaku,” jelas Kapolrestabes.

Dari hasil penyidikan, polisi mengamankan barang bukti berupa rekaman video serta bukti persetubuhan antara tersangka dan korban.

Kedua tersangka dijerat Pasal 6 huruf b dan c jo Pasal 14 ayat (1) huruf a dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun dan denda maksimal Rp300 juta.

Share :

Baca Juga

Hukum

Aksi Ugal-ugalan Puluhan Pemotor di Jalan AP Pettarani Terekam ETLE

Kriminal

Pakar Hukum Nilai Adanya Political Murder dan Tendencious Judicial Mahkamah Konstitusi

Kriminal

Pemberantasan Premanisme Masih Berlanjut dalam Operasi Pekat Lipu 2025 Polda Sulsel

Kriminal

Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) Geruduk Polrestabes Makassar Buntut Kasus Kriminalitas Jalanan yang Masih Marak Terjadi.

Kriminal

Polda Sulsel Serahkan Tiga Bos Skincare Berbahaya ke Kejari Makassar

Komunitas

Menangkan Gugatan Class Action, Nasabah WanaArtha Life Minta Segera Dibayar

Kriminal

Ibunda Wakil Bupati Barru Wafat Usai Kecelakaan di Soppeng

Kriminal

Sejumlah Tersangka Dugaan Korupsi RS Batua Resmi di Tahan