Home / Indonesiaku / Kriminal

Sabtu, 26 Maret 2022 19:49- WIB

Marak Mafia Tanah, Serdadu Om Bethel Law Investigation Mengadu ke Dewan

Makassar, Merata.Net – Lembaga Advokasi Om Bethel Law Investigation yang dikoordinatori oleh Andi Jamal Kamaruddin Dg. Masiga mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (25/3/2022).

Ia bersama rombongan aksi yang bergaya adat Kerajaan Gowa mendatangi Kantor DPRD Sulsel dalam rangka meminta dukungan sekaligus mengadukan nasib kliennya yang menjadi korban atas aksi dugaan mafia tanah yang ada di Kabupaten Gowa.

Dalam menggelar aksinya di depan gerbang DPRD Sulsel, Andi Jamal sempat melempari gerbang Kantor DPRD Sulsel dengan batu lantaran pihaknya dihalangi memasuki Kantor DPRD Sulsel untuk menyampaikan aspirasinya.

“Catat itu teman-teman media, saya sengaja melempari tadi batu gerbang pintu DPRD Sulsel karena pintunya ditutup dan seakan kami tak dibiarkan masuk menyampaikan aspirasi kepada wakil rakyat di sini,” kata Andi Jamal

Baca Juga  Kurang Setahun Tangkap 107 Orang, OKP: Ketua KPK Balas Nyiyiran Novel Cs dengan Prestasi

Meski demikian, ketegangan antara Andi Jamal dengan aparat pengamanan yang berjaga di gerbang Kantor DPRD Sulsel tidak berlangsung lama, karena pihak DPRD Sulsel akhirnya ingin menemui dan menerima aspirasi yang akan disampaikan oleh pihak Andi Jamal.

“Tadi akhirnya kami diterima oleh pak dewan perwakilan dari fraksi Partai Gerindra. Dia berjanji segera musyawarahkan masalah yang ada sebelum nantinya mengatur pertemuan dalam RDP dengan semua pihak nantinya,” jelas Andi Jamal.

Ia mengungkapkan masalah yang dihadapi kliennya telah bergulir lama. Bahkan, kata Andi Jamal, kliennya sampai mengadu juga hingga ke Kapolri selaku pimpinan tertinggi Polri.

“Kasus yang kami laporkan ini mengenai kasus dugaan mafia tanah yang diduga melakukan pemalsuan surat serta menggunakannya sebagai bukti dalam persidangan. Kasus ini sendiri bergulir di Polres Gowa dan hingga kini tak ada kepastian hukum,” terang Andi Jamal.

Baca Juga  Karang Taruna Sulsel-Komunitas Generasi Milenial Bantu Korban Puting Beliung di Makassar

Ia berharap DPRD Sulsel sebagai wakil rakyat ke depannya bisa membantu kliennya sebagai masyarakat kecil yang sedang mencari keadilan.

“Kita juga sudah pernah menemui Kapolda Sulsel dan kasus ini sudah tiga kali digelar perkara di Polda Sulsel. Bahkan sampai Bareskrim kita adukan. Tapi lagi-lagi rekomendasi dari Bareskrim untuk melanjutkan penyelidikan tidak diindahkan oleh Polda Sulsel maupun Polres Gowa. Ada apa penegakan hukum kita ini. Bukankah Kapolri sudah cukup tegas menyatakan untuk berperang melawan para mafia tanah?,” ungkap Andi Jamal.

Ia berharap Kapolri bisa bertindak tegas dan segera mencopot Kapolda Sulsel dan Kapolres Gowa serta mengganti seluruh penyelidik Polres Gowa yang menangani kasus ini karena dianggap sudah tidak memperlihatkan kinerja profesionalnya. (Der)

Share :

Baca Juga

Kriminal

Viral Video Perundungan Siswi di Makassar, Satunya Kepala Dipukul Berkali-kali

Indonesiaku

Mayat Pria Paruh Baya Gegerkan Warga di Jalan Mannuruki Makassar

Hukum

Polisi di Malakaji Gowa Bebaskan Lebih Cepat Pelaku Pencurian Emas dan Uang Rp30 Juta

Indonesiaku

JAK Bulukumba Gelar Kompetisi Balap, 64 Pembalap Adu Kecepatan di Sawah Berlumpur

Indonesiaku

Disaksikan Presiden Jokowi ,
Prof Taruna Ikrar Di Amanahkan Dewan Pakar MPP ICMI Masa Bhakti 2021-2026

Indonesiaku

Ops Zebra Pallawa 2023: ETLE Efektif Tertibkan Masyarakat, Fatalitas Lakalantas Turun 51 Persen

Indonesiaku

Wali Nanggroe Aceh Tengku Malik Mahmud Silaturahmi ke Jusuf Kalla

Indonesiaku

6 Hari Pelaksanaan Operasi Lilin Pallawa 2022, Kasatgas: 4 Korban Jiwa Lakalantas