Home / Hukum

Sabtu, 25 April 2026 14:56- WIB

Kapolrestabes Makassar Ungkap Tim Trisula untuk Berantas Geng Motor

MAKASSAR, Merata.Net — Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, SH., SIK., M.Si menggelar kegiatan “Ngopi Kamtibmas” bersama warga di wilayah Polsek Bontoala, tepatnya di Jalan Sultan Dg Raja, Kelurahan Malimongan Baru, Kecamatan Bontoala, Jumat (24/4/2026) malam.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 100 orang tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus komunikasi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.

Dalam sambutannya, Kapolrestabes menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menciptakan situasi lingkungan yang aman.

“Ngopi Kamtibmas ini adalah sarana untuk mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi dengan warga. Kami ingin masyarakat juga berperan aktif, minimal menjadi polisi bagi diri sendiri untuk menghindari tindakan kriminal,” ujar Kombes Pol Arya Perdana.

Ia juga menyampaikan fenomena kenakalan remaja yang kerap dipengaruhi oleh lingkungan dan media sosial, termasuk keterlibatan anak di bawah umur dalam aksi unjuk rasa.

Baca Juga  Kapolda Sulsel Bersama Pj Gubernur Pantau Pemberian Makan Siang Gratis Bergizi di SMAN 9 Jeneponto

“Kami melihat adanya remaja di bawah umur yang ikut dalam aksi-aksi tertentu. Untuk itu, kami mohon peran orang tua agar lebih memperhatikan anak-anaknya, karena saat ini mereka sangat membutuhkan pengawasan dan komunikasi langsung di tengah derasnya pengaruh media sosial,” jelasnya.

Selain itu, Kapolrestabes juga mengingatkan bahaya konten negatif terhadap perkembangan mental generasi muda.

“Jangan bosan memberikan pendidikan agama kepada anak. Pengaruh tontonan negatif bisa merusak pola pikir lebih parah dibandingkan hal lainnya,” tegasnya.

Terkait maraknya geng motor, ia menyebut bahwa pihaknya telah membentuk tim khusus gabungan untuk melakukan penindakan.

“Kami sudah membentuk tim Trisula yang terdiri dari Intel, Reskrim, dan Samapta untuk menangani geng motor. Bahkan banyak dari mereka berasal dari luar Makassar,” ungkapnya.

Baca Juga  Pembungkaman Persma Catatan Kaki Makassar: KKJ Indonesia desak Rektor Unhas Patuhi MoU Dewan Pers

Dalam sesi tanya jawab, warga menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari geng motor, knalpot bising, hingga kasus pelecehan. Menanggapi hal tersebut, Kapolrestabes memastikan setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.

“Jika terjadi pelecehan, silakan laporkan. Semua bisa diproses sepanjang ada alat bukti. Kami juga terus berupaya meningkatkan jumlah personel dan memaksimalkan sistem tilang elektronik agar pelayanan lebih efektif,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga integritas dan mendukung kinerja kepolisian.

“Kami mohon kepada masyarakat, jangan menyuap polisi. Mari kita saling bantu agar institusi ini menjadi lebih baik,” tambahnya.

Kegiatan ditutup dengan pemberian cenderamata, pemotongan nasi tumpeng dalam rangka ulang tahun Kapolsek Bontoala, serta foto bersama warga setempat. (**)

Share :

Baca Juga

Hukum

Larang Wartawan TV Nasional Liput Surat Suara Rusak, Sikap Oknum Polisi di Bulukumba Dinilai Arogan

Hukum

Selama Pelaksanaan Ops Keselamatan Pallawa 2024, 347.191 Pelanggar Terekam ETLE

Hukum

Kapolda Sulsel Tinjau SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polda Sulsel

Hukum

Sejumlah Pejabat Polda Sulsel Alami Rotasi Jabatan

Hukum

Konflik Perbatasan Pemukiman dengan PT Pertamina dan Pearl Flour Mills, Warga Ujung Tanah Terancam Tergusur

Hukum

Pelanggaran Lalu Lintas oleh Anak di Bawah Umur, Dirlantas Polda Sulsel Tunjukkan Sikap Humanis

Hukum

Dirbinmas Polda Sulsel Launching Aplikasi Mabbulo Sibatang

Hukum

Personel Polantas Polda Sulsel Tertabrak Saat Bertugas di Jalan AP Pettarani