Home / Pemerintahan

Jumat, 26 November 2021 14:02- WIB

Zero PKL, Satpol PP Makassar Tertibkan Lapak di Depan UNM Tidung

Satpol PP menertibkan puluhan lapak pedagang pasar darurat di Kecamatan Rappocini. Tepatnya di Jalan Tamalate I, depan UNM Sektor Tidung pada Kamis (25/11/2021)./FOTO/IST

Satpol PP menertibkan puluhan lapak pedagang pasar darurat di Kecamatan Rappocini. Tepatnya di Jalan Tamalate I, depan UNM Sektor Tidung pada Kamis (25/11/2021)./FOTO/IST

MAKASSAR, MERATA.NET – Satpol PP Kota Makassar kembali melakukan penertiban puluhan lapak pedagang pasar darurat di Kecamatan Rappocini. Tepatnya di Jalan Tamalate I, depan kampus PGSD UNM, Tidung pada Kamis (25/11/2021).

Selama ini, para pedagang berjualan di lokasi terlarang, seperti menempati trotoar dan badan jalan. Sehingga, Satpol PP Kota Makassar mengambil upaya pembongkaran yang juga merupakan bagian dari program Zero PKL.

“Ini yang di Perumnas Tamalate, ada 30 lebih (yang dibongkar),” ujar Plt Kepala Satpol PP Kota Makassar, Iqbal Asnan saat ditemui, Kamis (25/11/2021).

Baca Juga  Di F8 Makassar, Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno Terima Badik Pusaka

Proses penertiban PKL itu berjalan lancar dan tanpa perlawanan. Sebelumnya, petugas memberi waktu pedagang mengemasi barang mereka.

“Ini (bagian) operasi zero (nol) PKL, tadi berjalan lancar,” ungkap Iqbal.

Petugas yang melakukan pembongkaran terlihat menggunakan berbagai alat seperti martil serta linggis. Terlihat saat pembongkaran masih ada pedagang yang belum mengemasi barang dagangan mereka.

Menyaksikan itu, sejumlah orang dari kerumunan menghampiri sebuah lapak. Mereka kemudian mengangkut barang seperti sayuran, bumbu dapur dan lainnya.

Baca Juga  Gubernur Sulsel Dorong Inovasi Tingkatkan Kualitas Pelayanan Masyarakat

“Ini pasar darurat memanfaatkan tanah yang kosong yang belum dibanguni pemiliknya. Seiring perkembangan menggunakan badan jalan dan drainase, ini faktor genangan air terjadi,” jelasnya.

Penanganan lanjutan dan fasilitasi pemindahan diserahkan ke pihak kelurahan dan kecamatan. Kedepan, diharapkan berjualan di tempat yang ditentukan.

“Jadi semua harus tertib, ini kita arahkan ke camat dan kelurahan untuk dipindahkan ke lokasi yang sesuai,” tutup Iqbal. (Gun/Rik)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Wali Kota Danny Pantau Efek Pasang Sungai Biring Jene

Pemerintahan

PPKM Level 3, 2 dan 1 Ditetapkan di Sulsel Periode 15-28 Februari 2022 , Ini Pesan Andi Sudirman

Pemerintahan

Pemprov Sulsel Kembali Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Kabupaten Luwu

Pemerintahan

Jokowi: IPAL Losari Atasi Pencemaran Lingkungan dan Tingkatkan Kualitas Air Baku Makassar

Pemerintahan

Wawali Fatma Lepas Tim Terpadu Pemeriksa Kesehatan Hewan Qurban

Pemerintahan

Danny Pomanto Apresiasi Kegiatan Pembelajaran Operasi SAR: Basarnas Garda Terdepan Tanggap Bencana

Pemerintahan

Wakapolri Puji Program Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Pj Gubernur Sulsel

Pemerintahan

Pemkot Makassar Akan Gelar Berbagai Lomba Pada Peringatan Hari Ibu Nasional 2022