Home / Teknologi

Kamis, 16 Maret 2023 09:36- WIB

Waspada Penipuan Aplikasi Chatting, Telkomsel Buka Layanan Pengaduan Via SMS Gratis

Makassar, Merata.Net – Saat ini modus penipuan berkedok hadiah semakin beragam jenisnya. Sebelumnya, kita mengenal modus penipuan “mama minta pulsa”, dimana si pelaku berpura-pura mengaku sebagai keluarga korban dan dalam kondisi darurat, kemudian meminta korban untuk mengirimnya pulsa.

Ada juga modus penipuan yang cukup populer di kalangan masyarakat, dimana pelaku mengatasnamakan sebagai call center operator telekomunikasi, bank, aplikasi belanja online, dan lain sebagainya. Pelaku memberitahu kepada korban bahwa korban mendapatkan hadiah, tetapi dengan syarat wajib mentransfer sejumlah uang kepada si pelaku agar hadiah bisa dikirimkan.

General Manager Consumer Sales Telkomsel Region Sulawesi Andri Kurniawan mengatakan “Saat ini ada modus penipuan dengan metode yang cukup baru, dimana pelaku mengirimkan tautan atau link hadiah kepada korban melalui aplikasi chatting seperti WhatsApp, Telegram, LINE, SMS, dan sebagainya. Kemudian korban akan mengklik tautan tersebut yang mengarah ke situs website palsu. Selanjutnya, data-data pribadi korban bisa diambil oleh si pelaku dan yang paling parah, uang di dalam rekening korban bisa dikuras oleh si pelaku. Hal ini yang tidak diinginkan terjadi di pelanggan.” ujarnya Kamis (16/3/2023).

Baca Juga  Kadiskominfo M Roem Kenalkan Lontara+ di Ajang DTI-CX 2025
GM Consumer Sales Telkomsel Region Sulawesi, Andri Kurniawan. FOTO/Ibnu

Modus penipuan tersebut dinamakan phising yang merupakan salah satu jenis kejahatan online. Pelaku bertujuan untuk mendapatkan informasi data pribadi seperti nama, usia, alamat, akun, password, hingga data perbankan. Data pribadi ini nanti bisa disalahgunakan oleh si pelaku atau dijual ke pihak lain untuk tindakan yang tidak bertanggung jawab.

“Untuk itu kami menghimbau pelanggan untuk senantiasa waspada terhadap kontak yang tidak dikenal dan memberitahukan bahwa si pelanggan mendapatkan hadiah atau hal lain yang mencurigakan. Cek kembali validitas sumber informasinya dan jangan asal klik link yang tidak jelas atau unduh sembarang aplikasi yang tidak terpercaya,” lanjut Andri.

“Kemudian jangan pernah membagikan kode password sekali pakai (OTP), PIN, atau Magic Link kepada pihak yang tidak dikenal, karena itu semua sifatnya rahasia. Hanya si pelanggan itu sendiri saja yang boleh mengetahuinya,” tambah Andri.

Baca Juga  Perkuat Pengalaman Digital Presidensi Indonesia di G20 2022, Telkomsel Luncurkan Aplikasi “G20 Connect”

Telkomsel tidak pernah memungut biaya apa pun kepada pelanggan yang berhak mendapatkan hadiah secara resmi. Baik itu untuk pembayaran pajak hadiah, biaya administrasi, atau biaya lainnya. Pelanggan dapat melaporkan indikasi adanya penipuan melalui layanan pengaduan secara gratis dengan cara ketik PENIPUAN#Nomor HP Penipu#Isi SMS Penipuan dan kirim melalui SMS ke 1166.

“Jika pelanggan menerima informasi mengenai pemenang program yang diselenggarakan oleh Telkomsel, dapat melakukan konfirmasi langsung ke layanan Call Center 188 atau dapat mengunjungi kantor layanan GraPARI terdekat untuk mencegah terjadinya penipuan. Jangan mudah percaya untuk untuk memberikan uang kepada pihak yang mengatasnamakan Telkomsel dengan iming-iming hadiah atau alasan apapun,” pungkas Andri. (*)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Cakap Siap Cetak 2.500 Pengajar Online Baru di 2022

Bisnis

IndiHomeTV Perkuat Kolaborasi Strategis Bersama Pelaku Industri Kreatif Tanah Air, RANS Entertainment dan Taulany TV

Teknologi

IOH, Cisco dan Komdigi Bangun Ekosistem Talenta Keamanan Siber Global

Pemerintahan

Wali Kota Danny Gunakan Maggot, Teknologi Black Soldier Fly Kelola Sampah Organik

Bisnis

Hyundai Serahkan 117 Unit IONIQ 5 untuk Dukung Kesuksesan Penyelenggaraan ASEAN Summit 2023

Teknologi

Buruan! Kode Unik Berhadiah Ratusan Juta Voucher UniPin dan Jutaan Diamond MLBB dari Snack Taro

Bisnis

Telkomsel Kembali Raih Best Mobile Network dari Ookla Speedtest Award

Ekonomi

VENTENY Selenggarakan Program Mudik Gratis Bareng Aino Indonesia,
Fasilitasi Ratusan Karyawan Lintasi Jawa