Home / Indonesiaku

Selasa, 19 April 2022 20:08- WIB

Seorang Ayah yang Ingin Mendampingi Anaknya Daftar Polisi Tewas Tertabrak Mobil Pickup

Makassar, Merata.Net – Kisah pilu datang dari Wahyu Mustamin. Seorang putra kelahiran Masamba Luwu Utara dengan semangat yang besar dan niat yang tulus ingin membaktikan hidupnya di dunia Kepolisian.

Terpaksa ia harus melewati cobaan berat sesaat setelah berangkat bersama rekan-rekannya menjalani seleksi masuk Kepolisian Negara Republik Indonesia di Makassar.

Para peserta seleksi dari Polres Luwu Utara diberangkatkan bersama-sama menuju Makassar. Wahyu (panggilan akrabnya) sudah berangkat duluan bersama rombongan lainnya dari Polres Lutra untuk mengikuti seleksi masuk POLRI di Polda Sulsel

Bapak Mustamin (58 th), orang tua wahyu menyusul menggunakan angkutan umum Bus DD 7739 AY dengan maksud untuk mendampingi dan mengurus keperluan anak semata wayangnya yang akan ikut test tersebut.

Baca Juga  Respon PMI Erupsi Semeru, Kirim Bantuan Logistik dan Personel

Saat diperjalanan, bus yang ditumpangi mampir di Mandalle Kab. Pangkep untuk menunaikan salat subuh disebuah masjid. Namun seusai salat, ia hendak kembali naik ke bus.

Orang tua wahyu itu ditabrak oleh sebuah mobil pick-up pengangkut ayam yang langsung kabur. Beliau terseret sekitar 7 meter dan meninggal di tempat, kata Bustam sopir bus yang melihat kejadian tersebut pada hari Selasa, (19/4/2022) pukul 05.30 wita.

Bapak Mustamin, seorang pegawai negeri sipil yang sehari-hari bergelut dengan kebencanaan di BPBD Luwu Utara itu, tak lagi dapat mendampingi, mengurus apalagi memastikan anaknya lulus atau tidak masuk dikepolisian karena Wahyu adalah anak semata wayangnya yang kelak diharapkan sebagai tulang punggung keluarga.

Baca Juga  GoFood Rilis eBook Tren dan Lanskap Kuliner Indonesia

Beruntung, proses seleksi belum dimulai sehingga Wahyu masih punya waktu untuk dapat melihat jasad ayahnya yang sudah terbujur kaku tak bernyawa.

Di Puskemas Mandalle tempat ayahnya disemayamkan sebelum diantar ke Masamba, dengan isak tangis ia meminta kepada semua yang menyaksikan peristiwa itu agar mendoakannya.

Semoga ia bisa mewujudkan harapan orang tuanya itu untuk lulus dan menjadi anggota kepolisian negara Republik Indonesia.

Kita berharap bapak Kapolda Sulawesi Selatan dapat mewujudkan impian almarhum kepada Wahyu Mustamin yang mendapatkan musibah disaat ingin mendampingi anak semata wayangnya mengikuti seleksi masuk kepolisian di Polda Sulsel. (*)

Share :

Baca Juga

Indonesiaku

Kalla Land and Property Gelar Buka Puasa Bersama Ribuan Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas

Indonesiaku

Penertiban Lapak di Kecamatan Mariso Berjalan Kondusif

Indonesiaku

FOTO: Kapolri Mengecek Langsung Kondisi Kapolda Jambi dan 6 Anggota Lainnya Setelah Proses Evakuasi

Indonesiaku

ATSI Sesalkan Pembongkaran Menara BTS di Kabupaten Badung, Bali

Indonesiaku

Piala AFF 2022: Unggul Jumlah Pemain, Indonesia Imbang Melawan Thailand 1-1

Indonesiaku

Inilah Maskot Piala Dunia U20 Indonesia, Bacuya!

Indonesiaku

Musim Hujan, Antrean Truk Sampah Mengular di TPA Tamangapa Tiap Hari

Indonesiaku

Pertemuan Trilateral Perdana Indonesia, Australia dan Papua Nugini