Makassar, Merata.Net – Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares berharap aksi rasisme tidak terulang lagi saat menghadapi Dewa United.
PSM sebagai tuan rumah, kata dia, ingin memberikan kenyamanan bagi Dewa United untuk bermain. Begitu pun sebaliknya kepada PSM Makassar.
Ia menilai bahwa sikap saling menghargai menjadi hal terpenting. Sepakbola sejatinya mesti menjunjung itu,
“Saat kita tidak memberikan respek apalah artinya olahraga ini, sebab semua berlandaskan respek,” kata Bernardo.
Pelatih asal Portugal ini menambahkan menang atau kalah adalah hal biasa. Jadi, tidak perlu diributkan,
“Di sepak bola kita bisa kalah, bisa menang dan seri tetapi apa yang tidak bisa kita hilangkan adalah respek,” tambah Bernardo.
Untuk itu, Bernardo pun meminta kepada semua pihak, baik pemain maupun suporter agar bisa menunjukkan rasa respek di setiap pertandingan. Ia juga menekankan hal ini kepada pemain PSM Makassar.
“Tolong hargai dan berikan respek kepada PSM Makassar,” tukasnya.
Pertandingan melawan Dewa United merupakan laga kedua Liga 1 2023/2024. Tuan rumah PSM akan menjamunya di Stadion Gelora BJ Habibie pada besok, Sabtu (08/07/2023). (*)










