Kuala Lumpur, Merata.Net – PSM Makassar berhasil menang 3-1 saat bertemu Wakil Singapura, Tampines Rovers pada laga lanjutan Grup H AFC Cup Zona ASEAN di Stadion KLFA, Senin, (27/6/2022) malam.
Kemenangan tersebut membuat peluang PSM ke babak berikutnya terbuka lebar sembari menunggu hasil pertandingan Kuala Lumpur City FC melawan Tampines Rovers pada 30 Juni mendatang.
Saat menemui awak media setelah pertandingan, pelatih PSM Bernardo Tavares menunjukkan kekesalannya terhadap kinerja perangkat pertandingan dan bahkan kesal kepada AFC.
“Hari ini saya tidak senang, saya marah, pertama karena jadwal dari AFC kepada kami, kedua wasit tidak mengontrol pertandingan dengan baik. Apa yang terjadi hari ini di lapangan semoga tidak terjadi lagi,” ujar Bernardo
Pelatih asal Portugal tersebut sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit Seyed Vahid Kazem asal Iran, pasalnya banyak pelanggaran yang dilakukan oleh pemain Tampines Rovers, namun wasit hanya membiarkan.
“Harusnya wasit menghukum mereka, tidak hanya 1 kartu merah, bisa lebih. Pemain saya tidak bisa menerima ini. Banyak pemain saya cedera,” tambahnya
Ia juga mengatakan harusnya ajang AFC Cup ini harusnya menggunakan VAR agar lebih adil.
Terakhir, Bernardo Tavares memberikan apresiasi kepada pemainnya yang tampil militan dari awal hingga akhir laga dan juga kepada suporter PSM yang hadir di Stadion.
“Para pemain, khususnya pemain muda sudah berusaha keras tampil dengan kemampuan terbaik. Tadi, kami menciptakan banyak peluang. Dukungan suporter membuat semangat pemain tak kendur meski PSM sempat tertinggal lebih dulu,” pungkas Bernardo. (*)










