Home / Kriminal

Selasa, 28 Februari 2023 07:56- WIB

Aniaya Pembelinya, Dua Wanita Penjual ‘Thrifting’ di Makassar Ditangkap Polisi

Makassar, Merata.Net – Dua pelaku penganiayaan pembeli online shop pakaian bekas di Makassar yang viral di media sosial akhirnya ditangkap.

Kedua pelaku berinisial AD (28) yang masih berstatus mahasiswi dan FM (20) yang berstatus wiraswasta.

Dua pelaku diamankan Satreskrim Polrestabes Makassar setelah aksi penganiayaan yang dilakukan viral di Twitter.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Ridwan JM Hutagaol mengatakan, akibat penganiayaan itu, korban menderita sejumlah luka di tubuhnya.

“Korbannya menderita luka di kepala, tangan dan bekas tendangan seperti yang beredar di video yang viral,”jelas AKBP Ridwan JM Hutagaol,” Senin (27/2/2023)

Dalam video yang beredar pelaku menganiaya korban dengan cara menendang perut korban DPS.

Baca Juga  <em>Firli Bahuri: Putusan MK Soal Masa Jabatan 5 Tahun Pimpinan KPK, Sebuah Keharusan</em>

“AD memukul jidat korban hingga bengkak dan juga menendang bagian perutnya,”beber Ridwan.

Sementara tersangka FM memegang korbang hingga AD leluasa menghajar DPS.

Motif dari penganiayaan ini lantaran AD tidak terima dengan sikap DPS yang membatalkan pembelian baju bekas yang dipesan online.

Sebelumnya viral sebuah video di Twitter yang menunjukkan seorang perempuan dianiaya di Makassar.

Unggahan itu diposting akun @pacarnya Jimin hingga mendapat kecaman dari warganet.

Dalam unggahannya, dia menceritaka temannya DPS menagih uangnya kembali setelah baju yang dibeli secara online tak kunjung tiba.

Cerita itu, dikuatkan dalam bukti laporan di Satreskrim Polrestabes Makassar yang di-posting si pengunggah.

Baca Juga  Ibunda Wakil Bupati Barru Wafat Usai Kecelakaan di Soppeng

Dalam postingannya menceritakan korban DPS awalnya membeli pakian secara online, dan korban sudah mentransfer uang kepada penjualnya, namun korban tak kunjung menerima barang pesanannya.

“Sehingga korban minta kembali uangnya, tapi pelaku ngotot tidak mau mengembalikan uangnya,”ujar DPS dalam laporannya ke polisi.

“Malah pelaku marah dan mendatangi korban lalu menganiayanya,”sambungnya.

Bukti penganiayaan itu jelas terlihat dalam video. Dimana dalam video pelaku dan beberapa orang mendatangngi korban.

Lalu mereka menganiayanya. Insiden penganiayaan itu terjadi pada 17 Februari 2023, di depan kontrakan korban, Jalan Pelita Raya, Kima 1 Wisma Paris, Makassar. (*)

Share :

Baca Juga

Hukum

Mantan Kadis Perpustakaan Kota Makassar, Tenri A Palallo Divonis Bebas!

Kriminal

Ketua KPK Dorong Efek Jera Penegakan Hukum Tindak Pidana Korupsi & Hak Politik

Kriminal

Suka Freestyle di Jalanan, Remaja di Bone Dijemput Polisi

Kriminal

NA Tak Ajukan Banding Atas Vonis 5 Tahun Penjara dan Denda Rp 500 Juta

Komunitas

Luwu Jadi Sarang Tambang Ilegal, Polda Sulsel di Desak Copot Polres Luwu

Kriminal

Diperiksa 7 Jam, Indra Kenz Ditetapkan Sebagai Tersangka

Kriminal

Polrestabes Makassar Ungkap Sabu Senilai Rp2,7 Miliar dari Jaringan Internasional

Kriminal

Plt Gub Sulsel Sikapi Insiden Penyerangan Asrama Mahasiswa, Kapolda Sulsel: Kami Usut Kasus Ini