Home / Kriminal

Jumat, 11 Maret 2022 21:01- WIB

Rumah Mewah, Mobil Ferari Hingga Tesla Milik Indra Kenz kini Disita Polisi

Merata.Net – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri telah melakukan penyitaan aset milik Indra Kenz.

Satu persatu aset pemilik nama lengkap Indra Kesuma tersebut disita polisi. Adapun yang terbaru diantaranya rumah mewah, mobil mewah Ferrari serta Tesla milik Indra Kenz.

“Saat ini penyidik telah melakukan penyitaan terhadap beberapa barang bukti antara lain, dokumen bukti setor dan tarik beirkut bukti koran. Kedua, akun Youtube dan Gmail tersangka. Ketiga, video konten Youtube. Keempat, satu ponsel tersangka,” kata Kabagpenum Div Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko kepada wartawan, Jumat (11/3/2022).

Baca Juga  Agus Arifin Nu'mang Kembali Diperiksa Terkait Dugaan Pengadaan Alkes

“Kelima, satu unit kendaran Tesla. Keenam, satu unit kendaraan Ferrari. Ketujuh, dua bidang tanah di Deli Serdang, Sumatera Utara, dan terbaru menyita satu unit rumah di Medan Timur,” sambungnya.

Lanjut Kombes Gatot, Polisi juga akan melakukan penyitaan sejumlah aset lainnya.

“Bahwa akan dilakukan penyitaan terhadap 9 rekening saudara IK, dan akan dilakukan tracing terhadap 5 unit kendaran mewah, 2 jam tangan mewah dan dilakukan pemblokiran terhadap 1 akun saudara IK,” ujarnya.

Baca Juga  Dewas KPK : Firli Bahuri Tak Langgar Kode Etik Prihal Endar dan Dokumen ESDM

Hingga kini polisi masih terus menelusuri kemana aliran dana dan aset milik Indra Kenz. Diduga masih banyak barang mewah yang dimiliki crazy rich asal Medan.

“Total nilai aset yang disita milik IK adalah Rp43,5 miliar. Nilai total aset yang akan disita Rp57,2 miliar. Ini masih tracing lagi, ada beberapa barang mewah,” kata Gatot.

“Saat ini penyidik terus melakukan koordinasi dengan PPATK guna menelusuri aliran dana dari hasil kejahatan platform Binomo,” tutupnya.

Share :

Baca Juga

Indonesiaku

4 Polisi Diperiksa Terkait Kematian Andi Lolo

Kriminal

Hari Ini, Ditlantas Polda Sulsel dan Instansi Terkait Eksekusi Lima Kendaraan ODOL

Indonesiaku

Aktivis Bantaeng : Hukuman 5 Tahun NA Terlalu Rendah

Komunitas

Pasca Sidang Etik, KPK Didesak Lakukan Penyelidikan Internal Ungkap Aktor Bocornya Dokumen ESDM

Indonesiaku

Oknum Dosen di Makassar Jadi Buronan Polisi Diduga Terlibat Kasus Wisuda Tanpa Kuliah

Kriminal

Ketua KPK Dorong Efek Jera Penegakan Hukum Tindak Pidana Korupsi & Hak Politik

Kriminal

4 Prajurit TNI Gugur Saat Kontak Tembak di Kabupaten Nduga Dapat KPLB

Kriminal

Pengusaha Makassar Tertipu Investasi Bodong Platform CT4F