Home / Bisnis / Ekonomi

Kamis, 3 Maret 2022 07:55- WIB

Dukung Potensi Kearifan Lokal Wisata Daerah, OYO Bantu Digitalisasi “Desa Wisata”

Jakarta, Merata.Net  – Pariwisata alternatif yang memberikan konsep wisata lebih bersahabat dengan alam dan masyarakat lokal, semakin menjadi tren bagi wisatawan, terlebih di tengah pandemi.

Guna mengakomodir tren tersebut, pemerintah tengah fokus mengembangkan potensi Desa Wisata di berbagai wilayah Indonesia, dengan mempromosikan keunikan dan kearifan lokal setempat. Salah satu yang berperan penting dalam mempercepat pengembangan wisata lokal tersebut adalah melalui digitalisasi, terlebih kebiasaan wisatawan di era pandemi semakin dekat dengan teknologi. 

Seiring dengan besarnya potensi pengembangan Desa Wisata dalam masa pemulihan pariwisata nasional saat ini, pemerintah dan pelaku industri pariwisata memperkuat kolaborasi guna mengoptimalkan potensi tersebut, termasuk dalam hal penginapan.

Sehingga, OYO sebagai perusahaan hospitality berbasis teknologi, menginisiasi kolaborasi bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta pemerintah daerah setempat untuk mendukung percepatan dalam pengembangan Desa Wisata melalui digitalisasi. Berbekal kemampuan teknologi OYO, kolaborasi yang dinamakan program Maju Bersama Desa Wisata ini diharapkan mampu mengoptimalkan potensi Desa Wisata di Indonesia. 

Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga mengapresiasi langkah inisiatif dari OYO dalam digitalisasi di Desa Wisata dan terutama kontribusinya bagi sektor pariwisata lokal. Ditemui pada acara virtual konferensi pers Peran OYO bersama Pemerintah dalam Percepat Pengembangan Digitalisasi pada Wisata Lokal “Desa Wisata” di Tengah Pandemi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno menekankan pentingnya digitalisasi dalam mendorong Desa Wisata Maju. 

Beliau menjelaskan, OYO berada di garda terdepan di tengah tren pariwisata saat ini telah bergeser ke arah digital. Mari kita bersama-sama mendigitalisasi sebagai bagian dari transformasi dan promosi destinasi pariwisata. Sejalan dengan komitmen Kemenparekraf untuk menciptakan program dan kerjasama yang tepat sasaran, tepat guna dan tepat manfaat, kami ingin mengajak OYO dan rekan-rekan semua desa wisata untuk perkuat destinasi wisata dengan digitalisasi melalui pemanfaatan teknologi digital, bukan hanya menjual secara online tetapi juga mempromosikan dan menghadirkan konten-konten kreatif.

Baca Juga  The Rinra Makassar Siap Adakan Dream Wedding Exhibition

“Melalui standarisasi layanan berbasis CHSE  yang OYO miliki dan fitur-fitur teknologinya, memberikan preferensi kenyamanan tersendiri bagi wisatawan dan dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan cepat. Bersama, kami optimis dapat memajukan Desa Wisata pastikan ekonomi kita terus tumbuh dan masyarakat dapat hidup lebih sejahtera melalui program yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.” Ujar Sandiaga, Rabu (2/3/2022).

Sandiaga juga mengharapkan Kemenparekraf bersama OYO dapat mendorong Desa Wisata untuk hadir sebagai simbol kebangkitan ekonomi. “Mari kita buka peluang usaha baru untuk ekonomi kreatif dan mempercepat kemajuan kemandirian desa. Kemenparekraf bekerja sama untuk membangkitkan ekonomi, menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya dan berkontribusi dalam mengembangkan kondisi sosio-ekonomi secara komprehensif dan berkeadilan,” pungkas Sandiaga.

Meski awalnya menargetkan 244 desa wisata maju mandiri yang tersertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan di 2024, tapi Sandiaga yakin bahwa melalui jaringan Desa Wisata, kini Kemenparekraf yakin untuk menargetkan 3.000 desa wisata bisa siap untuk ADWI 2022, sehingga lebih bisa mendorong dan menstimulasi potensi Desa Wisata menjadi destinasi yang berkualitas, berdaya saing global dan memiliki multiplier effect yang luas.

Sementara itu, sebagai pelaku industri hospitality, OYO juga melihat digitalisasi menjadi kunci bagi percepatan pengembangan Desa Wisata.

Agus Hartono Wijaya, Country Head OYO Hotels and Homes Indonesia mengatakan, “Selama pandemi, kami terus mengikuti perubahan preferensi wisatawan termasuk menjajaki berbagai potensi pengembangan industri ini. Kami melihat bahwa digitalisasi semakin mengambil peran dominan dalam masa pemulihan saat ini. Selain itu, preferensi konsumen juga semakin beralih ke wisata alam dan lokal. Oleh karena itu, berbekal kemampuan teknologi dan jangkauan pasar OYO, kami optimis bahwa kolaborasi ini mampu mempercepat pengembangan Desa Wisata yang memiliki konsep pariwisata unik. Kami juga mengapresiasi dukungan Kemenparekraf dan pemerintah setempat untuk bersama – sama membuka peluang-peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan pemulihan industri pariwisata di Indonesia.” 

Baca Juga  Makassar Legowo Tidak Dapat Jatah Dana Hibah Pariwisata 2021 dari Kemenparekraf

Lebih lanjut, inisiatif ini juga menunjukkan komitmen OYO terhadap pasar Indonesia, yang merupakan salah satu pasar prioritas bagi OYO secara global. Rohit Kapoor, CEO OYO India & South-East Asia mengatakan, OYO terus berkomitmen dalam upaya pemulihan pariwisata di Indonesia, salah satunya dengan mendukung program prioritas pemerintah.

Di India, program inisiatif serupa dengan Desa Wisata juga telah menjadi fokus pemerintah dan potensi pengembangannya sangat bagus. OYO juga telah bekerjasama dengan pemerintah Jammu dan Kashmir untuk meluncurkan program skala nasional dalam program ‘Crown of Incredible India’.

“Kami juga akan mendukung program pemerintah ‘Mission Youth’ untuk membuka homestay di 75 desa untuk mempromosikan kewirausahaan dan menciptakan peluang wirausaha. Faktor keunikan dan kearifan lokal yang didukung dengan integrasi teknologi dan layanan terstandarisasi menjadi nilai jual dari konsep wisata ini dan terus dikembangkan oleh pemerintah dan pelaku industri pariwisata di sana. Sehingga, kami optimis bahwa pengembangan Desa Wisata di Indonesia akan menjadi strategi yang tepat dalam mendukung pemulihan pariwisata nasional dan perekonomian masyarakat setempat.” tutupnya. (*)

Share :

Baca Juga

Bisnis

Aktivitas Usaha Dibatasi Saat Nataru, AUHM Kawal Kebijakan Pemkot Makassar

Bisnis

Ini Dia Namyang R&D Center, Tempat Lahirnya Inovasi dan Teknologi Penting Hyundai

Ekonomi

Ketua Dekranasda Makassar Dukung APINDO Sulsel Perluas Pasar Melalui Sentra UMKM

Bisnis

Public Display Kalla Toyota Diperpanjang, Manfaatkan Promo Terbaiknya Sekarang!

Ekonomi

Peningkatan Kapasitas, TP PKK Kota Makassar Gelar Bimtek dan TOT

Bisnis

Pengguna Nanovest Tumbuh Lebih dari 20% di Kuartal 1 Tahun 2023 Imbas Rebound Market Saham AS dan Kripto

Bisnis

Aice Raih Superbrands Award 6 Tahun Berturut-turut dan Top Halal Award 3 Tahun Berturut-turut

Bisnis

KALLA Teken Kerja Sama Transport & Logistik Bersama Pos Indonesia