Home / Bisnis

Senin, 8 Juni 2026 15:36- WIB

Bank Sulselbar Pertahankan Peringkat idA+dengan Outlook Stabil dari PEFINDO

MAKASSAR, Merata.Net – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Bank Sulselbar) kembali memperoleh peringkat idA+ dengan prospek (outlook) Stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) untuk periode 2 Juni 2026 hingga 1 Juni 2027.

Selain itu, PEFINDO juga menegaskan peringkat idA+ atas Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2021 Seri B Bank Sulselbar.

Penegasan peringkat tersebut mencerminkan keyakinan PEFINDO terhadap fundamental bisnis Bank Sulselbar yang tetap kuat, ditopang oleh posisi pasar yang solid di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, tingkat permodalan yang sangat kuat, serta profil likuiditas yang terjaga dengan baik.

Berdasarkan Rating Summary PEFINDO, faktor-faktor tersebut menjadi penopang utama kinerja dan ketahanan Bank dalam menghadapi dinamika industri perbankan.

Baca Juga  Menko Ekon Airlangga dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kunjungi Booth Hyundai Indonesia di GIIAS 2023

Direktur Utama Bank Sulselbar, H. Yulis Suandi, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan wujud kepercayaan lembaga pemeringkat terhadap konsistensi Bank dalam menjaga kinerja, tata kelola, serta pengelolaan risiko yang prudent.

“Peringkat idA+ dengan outlook Stabil ini menjadi pengakuan atas komitmen Bank Sulselbar dalam memperkuat fundamental bisnis, menjaga kualitas aset, serta memberikan layanan terbaik kepada nasabah dan pemangku kepentingan. Kami akan terus mendorong pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan guna mendukung pembangunan ekonomi daerah,” ujar Yulis Suwandi.

Per Maret 2026, Bank Sulselbar membukukan total aset sebesar Rp32,62 triliun, dengan total ekuitas mencapai Rp5,43 triliun. Bank juga mencatat pertumbuhan kredit dengan total kredit bruto sebesar Rp23,30 triliun dan mempertahankan rasio kecukupan modal (CAR) yang kuat pada level 30,3%.

Baca Juga  Gojek Bersama Bank Sulselbar Berkolaborasi Menjaga Keberlangsungan UMKM di Kota Makassar

Kualitas aset tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah (NPL) gross sebesar 3,1%. Berdasarkan laporan keuangan unaudited per 31 Maret 2026, Bank Sulselbar mencatat laba bersih sebesar Rp154,7 miliar.

PEFINDO menyatakan bahwa peringkat Bank Sulselbar didukung oleh captive market yang kuat di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, permodalan yang sangat kuat, serta likuiditas yang memadai.

Di sisi lain, peringkat masih dipengaruhi oleh tekanan pada kualitas aset dan tingkat profitabilitas yang moderat.

Ke depan, Bank Sulselbar akan terus memperkuat transformasi bisnis, meningkatkan kualitas aset, memperluas basis pendanaan, serta mendorong efisiensi operasional guna menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan dan memperkuat kontribusi terhadap pembangunan ekonomi regional. (rls)

Share :

Baca Juga

Bisnis

Cahaya Bone Beri Potongan Harga 50 Ribu Khusus Rute Makassar ke Pinrang dan Sengkang

Bisnis

IOH dan Lintasarta Jalin Kerjasama Strategis dengan Pemkab Tulang Bawang Barat Lampung

Bisnis

Honda All New CRF150L Curi Perhatian di Gelaran Gasstrack dan Motocross 2021

Bisnis

Pengguna Nanovest Tumbuh Lebih dari 20% di Kuartal 1 Tahun 2023 Imbas Rebound Market Saham AS dan Kripto

Bisnis

APINDO Sulsel Kembali Gelar Amaliah Ramadan di Taman Pakui Sayang

Bisnis

Indosat HiFi Luncurkan Layanan Internet Rumah Nirkabel, HiFi Air di Gorontalo

Bisnis

Grup Perdana Jamaah Umrah 1444 H Al Jasiyah Antusias Ikuti Manasik di Hotel Remcy

Bisnis

Paket RoaMAX Umroh Hadir dengan Kuota Internet Lebih Besar Hingga 20 GB dan Harga Lebih Terjangkau