Home / Pemerintahan

Sabtu, 20 November 2021 11:02- WIB

Diundang Pusat, Wali Kota Danny Bahas Progress Makassar New Port

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengikuti rapat
bersama Deputi 1 Kepala Staf Kepresidenan, Febry Calvin Tetelepta (kanan), di Kantor Staf Kepresidenan,

FOTO/IST

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengikuti rapat bersama Deputi 1 Kepala Staf Kepresidenan, Febry Calvin Tetelepta (kanan), di Kantor Staf Kepresidenan, FOTO/IST

MAKASSAR, MERATA.NET — Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengikuti rapat
bersama Deputi 1 Kepala Staf Kepresidenan, Febry Calvin Tetelepta, di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Jumat (19/11/21).

Rapat tersebut terkait pengendalian program prioritas nasional dan pengelelolaan isu strategis khususnya dibidang Infrastruktur dan transportasi.

Khusus Makassar sendiri membahas tindak lanjut dari proses pembebasan lahan untuk Makassar New Port (MNP).

“Pada intinya adalah persiapan di pemerintah kota Makassar telah tuntas saya tandatangani SK penetapan lokasi dan sudah diumumkan ke publik di berbagai media di kantor lurah, kantor camat dan website kota dan Pelindo insyaallah senin secara resmi akan diserahkan ke Pelindo. Kemudian Pelindo menyerahkan ke BPN provinsi sulsel untuk dijadikan tindak lanjut pelaksanaan daripada pembebasan lahan tersebut,” ucap Danny.

Baca Juga  Pemkot Makassar Salurkan 7.640 Paket Sembako untuk Petugas Kebersihan, Linmas, Hingga Marbot Masjid

Pembebasan lahan, kata Danny, ditargetkan selesai pada awal Desember 2021 mendatang.
Dan pelaksanaan pembangunan awal akan dimulai pada akhir Desember 2021.

Dalam SK penetapan lokasi nomor 620/1676/DISTAN/XI/2021 disebutkan letak dan luas tanah lokasi rencana pembangunan akses Jalan Tol Makassar New Port terletak di Kota Makassar kecamatan Tallo.

Tepatnya di Wilayah Kelurahan Kaluku Bodoa dengan kebutuhan lahan seluas kurang lebih 4.393,6 Meter persegi atau seluas kurang lebih 0,44 Ha.

Kemudian Kelurahan Buloa dengan kebutuhan lahan seluas kurang lebih 15.948,2 Meter persegi atau seluas kurang lebih 1,59 Ha.

“Daftar nama pemilik lahan adalah sebanyak 141 pemilik di Kelurahan Buloa dan Kelurahan Kalukubodoa Kec Tallo Kota
Makassar. Estimasi waktu Pengadaan tanah mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Kepentingan Umum, kurang lebih 138 hari sampai dengan 210 hari atau lebih tergantung pada dinamika sosial yang terjadi,” sebutnya.

Baca Juga  Kantongi Izin Pusat, 24 Jabatan Eselon II Pemkot Makassar Lowong Siap Dilelang

Adapun rencana pelaksanaan pembangunan Kontruksi Akses Jalan Tol Makassar New Port di perkirakan kurang lebih 730 hari atau 2 tahun.

Diketahui, tujuan pembangunan Tol MNP ini yakni memperlancar pergerakan arus lalu lintas dari dan ke ruas Jalan Tol Reformasi dan ruas Tol Ir. Sutami dengan Pelabuhan Makassar New Port.

Diharapkan juga mengurai kepadatan lalu lintas dari dan ke Makassar New Port dan dapat memperlancar angkutan barang/ logistik akees langsung ke Makasear New Port. (Gun/Rik)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Tingkatkan Layanan Kesehatan Bagi ODHA, Dinkes Kota Makassar gelar Pertemuan Forum LKB.

Pemerintahan

Aliyah Mustika Ilham Dorong MIMF Jadi Agenda Tahunan Kota Makassar

Pemerintahan

Gubernur Sulsel Bersama Menhub dan Basarnas Evaluasi Pencarian Korban ATR 42-500

Pemerintahan

Wujudkan Smart Governance, Kominfo Makassar Gelar Bimtek Arsitektur SPBE Terpadu

Pemerintahan

Menhan Prabowo Puji Sejumlah Program Prioritas Gubernur Andi Sudirman

Pemerintahan

Dinas Pertanahan Kota Makassar Akan Tertibkan Fasum di CCR

Pemerintahan

Wali Kota Danny Sambut Kedatangan Pj Gubernur Sulsel

Pemerintahan

Cuaca Ekstrem, Pj Gubernur Sulsel Minta Distribusi Logistik Pemilu Dikawal dengan Baik