Home / Pemerintahan

Minggu, 22 Desember 2024 16:40- WIB

Wali Kota Danny Naik Perahu Karet Tinjau Banjir di Manggala, Pastikan Logistik dan Tenaga Medis Terpenuhi

MAKASSAR, Merata.Net – Sejumlah wilayah di Kota Makassar terendam banjir akibat hujan deras yang terus mengguyur sejak beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data BPBD Makassar yang dirilis 22 Desember, ada tiga kecamatan yang terendam banjir dengan 1.551 korban yang tersebar di 27 titik pengungsian.

Di Kecamatan Manggala ada 760 jiwa korban terdampak banjir yang mengungsi di 12 titik. Sedangkan di Kecamatan Biringkanaya ada 12 titik pengungsian dengan jumlah pengungsi sebanyak 711 jiwa.

Sementara di Kecamatan Panakukang terdapat tiga titik pengungsian dengan jumlah korban yang mengungsi sebanyak 80 jiwa.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto turun langsung meninjau kondisi banjir yang terjadi di Blok 8 dan Blok 10 Perumnas Antang Kecamatan Manggala.

Tidak hanya meninjau titik pengungsian, Danny Pomanto juga berkeliling menggunakan perahu karet sekaligus berdialog dengan para korban yang masih memilih bertahan di rumah.

Baca Juga  Pekan Kedua Super League, Tavares: Kali ini PSM Makassar Lebih Siap

Danny Pomanto menyebutkan bahwa banjir yang terjadi kali ini terbilang cukup parah. Kondisi cuaca yang cukup ekstrem menjadi salah satu penyebabnya.

“Ini termasuk banjir yang cukup parah, cukup tinggi, ini yang kedua kali dalam awal musim penghujan ini dan kita harus bersiapp kalau ini bisa berlangsung berkali-kali,” kata Danny Pomanto disela-sela tinjauannya.

Tinjauannya kali ini selain untuk memastikan logistik aman untuk para pengungsi, ia juga ingin memastikan anak-anak, orang tua, dan seluruh pengungsi tertangani dengan baik.

“Tadi saya lihat kondisi masyarakat, rata-rata dalam keadaan sehat, sistem kesehatan kita ter-cover dengan baik. Rata-rata gatal-gatal, ada sedikit demam,” tuturnya.

Wali Kota Danny mengunjungi pengungsi banjir.

Meski begitu, dirinya menemukan banyak warga yang masih bertahan di rumah masing-masing dan menolak diungsikan ke titik pengungsian.

Baca Juga  Ahmadi Akil Resmi Jadi Pj Bupati Pinrang

“Yang ini mesti hati-hati karena banyak orang tidak mau mengungsi sedangkan protap kita membantu itu di titik pengungsian, walaupun seperti itu tadi saya sudah suruh kirim dokter ke beberapa rumah, jarena kalau dia tidak mau mengungsi risikonya kita tidak pernah tahu,” jelasnya.

Untuk itu, Danny Pomanto mengajak seluruh pihak termasuk masyarakat Kota Makassar untuk bersama-sama saling bahu membahu menangani banjir.

Termasuk mengintruksikan kepada seluruh OPD agar selalu siaga terhadap kemungkinan paling buruk di tengah cuaca ekstrem kali ini.

“Kepada seluruh masyarakat kita harus saling bergotong royong, bahu-membahu, dan jangan saling menyalahkan. Mari saling membantu, yang terpenting adalah bagaimana penyelamatan keluarga kita, terutama anak-anak dan orang tua kita,” tutupnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Dispar Makassar Luncurkan 50 Event Sepanjang Tahun 2022

Komunitas

Miliki Potensi Besar, Ketum IMO Dukung Ninik Rahayu Masuk Kabinet Pemerintahan Baru

Pemerintahan

Pemprov Sulsel dan Kesbangpol se-Indonesia Buka Puasa Bersama dengan Eks Napi Teroris

Pemerintahan

Cafe Agung Berdiri di Atas Lahan Fasum Pemkot Terancam Dibongkar

Pemerintahan

10 Tamu Negara Hadiri dan Dukung F8 Makassar

Pemerintahan

Pemkot Tertibkan PKL di Jalan Maipa dan Datu Museng, Trotoar Kembali untuk Pejalan Kaki

Bisnis

Hasil Riset tiket.com dan Kemenparekraf RI Tunjukan Performa Positif Pariwisata di 2023 dan Optimisme di 2024

Pemerintahan

Memaknai Salam Tiga Jari Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin