JAKARTA, Merata.Net – Setelah menggelar rangkaian special screening serentak di 13
kota dan roadshow di 5 kota besar Indonesia, serta mendapatkan sambutan positif dari
penonton, film Home Sweet Loan akhirnya tayang perdana di bioskop-bioskop di Indonesia
mulai hari ini 26 September 2024.
Disutradarai oleh Sabrina Rochelle Kalangie dan diproduseri
oleh Cristian Imanuell dari Visinema Pictures, film ini mengangkat cerita yang akrab dengan
keseharian para sandwich generation, yang terjebak di antara kebutuhan diri sendiri dan
tanggung jawab untuk mendukung keluarga.
Film yang diangkat dari novel laris karya Almira Bastari ini bercerita tentang Kaluna, seorang
wanita muda pekerja keras yang berjuang untuk mandiri dan memiliki rumah impiannya sendiri.
Namun, beban sebagai tulang punggung keluarga membuatnya harus menunda mimpi tersebut.
Lewat karakter Kaluna, film ini menggambarkan realitas hidup yang dialami banyak orang,
khususnya generasi milenial dan Gen Z yang berjuang untuk memiliki hunian di tengah
tantangan sebagai sandwich generation.
Saat ini, untuk sebagian orang pastinya merasakan sulitnya untuk punya rumah sendiri. Lewat
karakter Kaluna, saya ingin menangkap kehidupan kelas pekerja yang nyata yang harus
mengalami kesulitan mewujudkan impian, seperti memiliki rumah sendiri.
“Kaluna adalah representasi dari banyak orang di kota besar seperti Jakarta. Dia ingin pulang ke rumah dan
merasa nyaman, tapi kenyataannya, di tengah tekanan hidup, mewujudkan impian sederhana
itu tidak mudah,” ungkap Sabrina Rochelle Kalangie, selaku sutradara.
Film ini bukan hanya menggambarkan perjalanan Kaluna dalam berjuang untuk mendapatkan
rumah impiannya, tetapi juga menyingkap drama keluarga yang penuh dengan ego dan konflik internal.
Yunita Siregar, yang memerankan Kaluna, berbagi pengalamannya dalam menggali
karakter ini. “Sebagai Kaluna, aku sering banget ngerasa, ‘aku di rumah sendiri tapi kok nggak
nyaman ya?’ Ada beban yang berat banget setiap pulang. Jadi, cita-cita terbesar Kaluna adalah
keluar dari rumah ini dan hidup mandiri, punya tempat tinggal di mana dia bisa merasa nyaman.
Ini bukan cuma soal rumah, tapi juga soal ego masing-masing anggota keluarga dan apakah
Kaluna akhirnya bisa mencapai impiannya.”
Dengan semua perjuangan yang Kaluna hadapi, film ini tidak hanya menjadi cerminan dari
dilema banyak orang, tetapi juga sebuah penghormatan untuk semua yang tengah berjuang di
dunia nyata. Cristian Imanuell, produser film ini, berharap Home Sweet Loan bisa memberikan
semangat kepada para penontonnya.
“Film ini kami dedikasikan untuk para pejuang hidup pejuang rupiah, pejuang keluarga, pejuang rumah. Kami ingin setelah menonton Home Sweet Loan, kalian merasa dipeluk oleh film ini. Ini adalah film yang bicara tentang mereka yang menghadapi beban berat dalam hidup, dan semoga kalian bisa menemukan kekuatan baru
setelah menontonnya,” ungkapnya dengan penuh antusias.
Film ini diperankan oleh Yunita Siregar, Derby Romero, Risty Tagor, Fita Anggriani, Ayushita
Nugraha, Ariyo Wahab, Wafda Saifan hingga Ina Marika.
Film ini juga semakin lengkap dengan Original Soundtrack (OST) yang berjudul “Berakhir di Aku” karya Idgitaf, serta beberapa lagu dari musisi lainnya seperti Salma Salsabil, Suara Kayu ft. Feby Putri, Nadin Amizah, Ghea
Indrawari, Maudy Ayunda, hingga Aviwkila. (*)










