Home / Pendidikan

Jumat, 26 Juni 2026 08:36- WIB

Seminar PBL 2026, Poltekpar Makassar Fokus Kembangkan Desa Wisata Sanrobone

MAKASSAR, Merata.Net – Program Studi Destinasi Pariwisata Politeknik Pariwisata Makassar menyelenggarakan Seminar Project Based Learning (PBL) Tahun 2026 dengan tema “The Future of Heritage: Designing, Digitizing, and Celebrating Sanrobone” serta tagline “Inspired by History, Powered by Innovation”.

Kegiatan ini berlangsung di Aula I Wayan Bendhi, Politeknik Pariwisata Makassar, Kamis (25/06/2026), sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis proyek yang terintegrasi dengan pengembangan destinasi wisata berbasis masyarakat.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Direktur Politeknik Pariwisata Makassar, Herry Rachmat Widjaja, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa Project Based Learning merupakan pendekatan pembelajaran yang dirancang untuk memperkuat kompetensi mahasiswa melalui integrasi teori dan praktik secara langsung di lapangan.

“Pembelajaran berbasis proyek memungkinkan mahasiswa untuk memahami secara komprehensif dinamika pengelolaan destinasi wisata, sekaligus menghasilkan luaran yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan pemangku kepentingan,” ujarnya.

Baca Juga  Fauzan, Mahasiswa Poltekpar Makassar Ikuti Program Global UGRAD di AS

Seminar ini turut dihadiri oleh Ketua Pokdarwis Desa Wisata Sanrobone, Ir. Muh. Alauddin, serta Sekretaris Desa Sanrobone, Suwardi, S.Si, sebagai representasi pemerintah desa dan pengelola destinasi. Kehadiran para pemangku kepentingan ini memperkuat sinergi kolaboratif antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam pengembangan pariwisata berbasis potensi lokal.

Pada kesempatan tersebut, mahasiswa Semester IV Program Studi Destinasi Pariwisata mempresentasikan hasil implementasi Project Based Learning yang telah dilaksanakan di Desa Sanrobone, Kabupaten Takalar. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembelajaran terstruktur yang menekankan kemampuan analisis, perencanaan, dan perancangan destinasi wisata secara aplikatif.

Hasil presentasi mahasiswa mencakup berbagai aspek pengembangan destinasi, antara lain penguatan konsep wisata berbasis heritage, perancangan storytelling kawasan, digitalisasi informasi destinasi, serta strategi branding dan promosi berbasis potensi lokal. Selain itu, mahasiswa juga menyampaikan rekomendasi pengembangan paket wisata tematik yang mengintegrasikan nilai sejarah, budaya, dan partisipasi masyarakat setempat.

Baca Juga  Mahasiswa Poltekpar Makassar Berebut Foto dengan Wamenpar Ni Luh Puspa

Diskusi berlangsung secara interaktif dengan memberikan ruang bagi pemerintah desa dan Pokdarwis untuk menyampaikan masukan terkait implementasi dan keberlanjutan program di lapangan. Hal ini menjadi bagian penting dalam memastikan hasil pembelajaran dapat selaras dengan kebutuhan riil pengembangan destinasi.

Melalui Seminar Project Based Learning ini, Politeknik Pariwisata Makassar menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembelajaran berbasis pengalaman yang berorientasi pada kontribusi nyata terhadap masyarakat dan sektor pariwisata.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat posisi Desa Wisata Sanrobone sebagai destinasi berbasis budaya yang berdaya saing dan berkelanjutan di Kabupaten Takalar. (**)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Peduli Ramadan, Siswa SMA Islam Athirah Bukit Baruga Salurkan 107 Paket Sembako

Komunitas

LKP Multi Edukasi Launching Pelatihan Sunat Modern, Rachmatika Dewi: Kita Support Lembaga Kursus Dibidang Kesehatan

Olahraga

Toprak Sambangi SMK di Jakarta, Lakukan Aksi Akrobatik

Pendidikan

Sekolah Islam Athirah Dukung Program Literasi Kota Makassar Lewat Donasi Buku

Pendidikan

SMKN 3 Yogyakarta Perkuat Kerjasama Bersama Ok Oce Indonesia

Pendidikan

Seragam, Tas, hingga Tumbler Dibagikan Gratis: Pemkot Makassar Perkuat Layanan Pendidikan

Pendidikan

Indosat dan Wadhwani Foundation Luncurkan Collabonation Talent Lab di Universitas Ciputra Makassar

Pendidikan

Bumi Karsa Fasilitasi 100 Karyawan Peroleh Sertifikasi Insinyur