Home / Pemerintahan

Kamis, 7 Juli 2022 15:59- WIB

Sekprov Sulsel Pimpin Rakor Pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1443 H

Makassar, Merata.Net – Sekertaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1443 H.

Abdul Hayat mengatakan, perlu kehati-hatian dalam menerima maupun mengirim hewan setelah adanya edaran menteri terkait Foot and Mouth Disease (FMD) di beberapa provinsi di Indonesia. 

Diketahui, virus tersebut merupakan penyakit hewan menular bersifat akut yang disebabkan virus. Untuk itu Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulsel kompak membahas dan menindaki penyebaran dan virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tersebut. 

“Ini adalah tugas yang dilakukan antara seluruh daerah yang ada di Indonesia. Maka saatnya sekarang, secara simultan kepala daerah sama-sama fokus menghadapi masalah ini,” ungkap Abdul Hayat, Rabu 6 Juli 2022. 

Pada kesempatan tersebut, Abdul Hayat memberikan kesempatan kepada Bupati Bone, Bupati Sinjai dan Wali Kota Palopo untuk menyampaikan kendala soal kebutuhan hewan kurban di daerah masing-masing. 

Baca Juga  Prihatin Konten Tidak Mendidik, Pemerhati Budaya Sulsel Harap Ada Filterisasi

“Mungkin saja ada dari teman-teman yang lain, yang ingin mendapatkan penjelasan secara teknis untuk daerah seperti Toraja Enrekang, Bulukumba, Bone dan daerah lainnya,” lanjut Abdul Hayat. 

Sementara, Karo OPS Polda Sulsel, Kombes Pol Abdul Rizal, menyampaikan, pihak kepolisian sudah melakukan pemantauan dan menyiapkan pos-pos keamanan khusus untuk Hari Raya Idul Adha. 

“Izin menyampaikan, kami sudah menyiapkan pos-pos keamanan khusus untuk setiap perbatasan dan ada juga titik lainnya,” ucapnya. 

Mewakili Pangdam Hasanuddin, Infanteri Agustatius Sitepu menyampaikan, menghadapi kasus seperti virus khusus hewan merupakan tanggung jawab moral bagi semua, terutama TNI untuk mengawal. 

“Jadi kami dari Kodam siap membantu untuk bagaimana menyambut Hari Raya Idhul Adha,” ungkapnya. 

Dia menjelaskan, banyak fakta di masyarakat yang memiliki sapi adalah masyarakat yang menggantungkan harap dan nasibnya lewat pilihara sapi, kerbau dan kambing. Apalagi, bisa jadi masyarakat memelihara hewan tersebut untuk biaya kuliah anaknya atau untuk kebutuhan lainnya. 

Baca Juga  Kobarkan Semangat 45, Ketua TP PKK Makassar Hadiri Pesta Rakyat HUT ke – 77 RI di Tiga Kecamatan 20 Agustus 2022

“Ini adalah tanggung jawab moral kita, kalau ada hewannya yang terjangkit. Jadi kami juga menyampaikan jangan sampai ada hewan peliharaan masyarakat yang satu-satunya dan bisa jadi itu untuk biaya kuliah anaknya,” harapnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Asintel Kejati Sulsel, Dr Yosta Komi mengajak stakeholder untuk sama-sama menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat terkait dengan virus hewan. 

Menurut dia, kerja Dinas Kominfo menjadi penunjang penyebaran informasi yang akurat untuk dikonsumsi masyarakat umum. Apalagi informasi terkait perbedaan hari pelaksanaan Hari Raya Idul Adha. 

“Mari kita sama-sama Kominfo untuk melihat bagaimana perbedaan informasi terkait perbedaan Hari Raya Idul Adha. Kita semua sama-sama bekerja, mudah-mudahan tidak ada masalah untuk persiapan penyambutan Hari Raya Idul Adha,” tutupnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Penjabat Gubernur Sulsel Lepas 500 Peserta Mudik Gratis, Beri Bantuan Paket Sembako

Pemerintahan

Gubernur Sulsel Sambut Menteri Masagos dari Singapura di Rujab

Pemerintahan

Kota Makassar Dapat 150 Kuota Sekolah untuk Anak dari Keluarga Miskin dan Miskin Ekstrem

Pemerintahan

Wali Kota Danny Ground Breaking Revitalisasi Lapangan Karebosi, Hadirkan Taman Rekreasi dan Fasilitas Olahraga

Pemerintahan

Gerakan Shalat Subuh Berjamaah Wali Kota Danny Hadirkan Empat Penceramah Beri Siraman Rohani

Pemerintahan

Plt Gubernur Terima Kunjungan Dewan Pertimbangan MUI Sulsel

Pemerintahan

BUMD Pemprov Hasilkan Pendapatan Rp 3,355 Miliar dari Kereta Api

Pemerintahan

Pemprov Sulsel Hormati Hasil Seleksi Paskibraka, Aspirasi Diminta Disampaikan Resmi