Home / Indonesiaku

Kamis, 12 Mei 2022 16:22- WIB

PW IWO Sulsel Sayangkan Gugatan enam Media di PN Makassar, Zulkifli Thahir: Ini Preseden Buruk Bagi Insan Pers

Makassar, Merata.Net – Gugatan terhadap enam media kini menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Kamis (12-05-2022).

Sidang gugatan tersebut berkaitan dengan pemberitaan yang menyebut M. Akbar Amir bukan keturunan Raja Tallo dari hasil konferensi pers yang digelar Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (PEKAT) di Hotel Grand Celino Makassar pada 18 Maret 2016 silam.

Enam media yang dimaksudkan adalah Antara News, Terkini News, Celebes News, MakassarToday, Kabar Makassar dan RRI Makassar. Padahal sebelumnya telah dilakukan proses mediasi. Namun, dalam proses mediasi kedua pihak tidak menemui kesepakatan. Dan akhirnya gugatan perdata dilakukan.

Baca Juga  Bupati Adnan Resmikan Masjid Raudhatul Ichsan di Bontonompo Selatan

Gugatan ini pun mendapat reaksi dari sejumlah lembaga pers, salah satunya adalah Ikatan Wartawan Online (IWO) Sulsel. Yang disampaikan Ketua PW IWO Sulsel, Zulkifli Thahir. Melalui pesan singkatnya.

“Kami mengingatkan kepada Majelis Hakim PN Makassar agar betul betul menganalisa kasus sengketa pers ini dengan menggunakan regulasi yang ada seperti payung hukum yang melindungi jurnalis yakni UU Pokok Pers Nomor 40 tahun 1999.” pesan Bang Chule sapaan akrabnya.

Menurutnya, jika majelis hakim mengabulkan gugatan penggugat maka dipastikan akan menjadi preseden buruk bagi insan pers di Indonesia dan akan banyak produk atau karya jurnalistik bakal dikebiri atau bahkan dikriminalisasi.

Baca Juga  Sebanyak 52 Lods di Pasar Kampung Baru Disegel Perumda Pasar Makassar

“Kami dari PW IWO Sulsel sangat menyayangkan jika gugatan itu dikabulkan. Dan bisa dipastikan akan menjadi preseden buruk bagi insan pers. Untuk itu, kami siap mendampingi media media yang tergugat dengan menurunkan LBH IWO guna menempuh langkah langkah hukum agar kasus serupa seperti ini tak terjadi lagi dikemudian hari.” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, dalam gugatan tersebut penggugat meminta Pengadilan Negeri Makassar untuk menghukum enam media tersebut dengan membayar ganti rugi senilai lebih dari Rp100 triliun lebih. (*)

Share :

Baca Juga

Indonesiaku

Kodam Hasanuddin dan Apindo Sulsel Gelar Amaliah Ramadhan Pasar Sembako Murah

Hiburan

Panitia Kejurnas Wisata Rally Sulsel Temui Sekjend IMI, Ahmad Syahroni : Gas Poll

Indonesiaku

Jelang Imlek di Makassar, Klenteng Xian Ma Buka Sampai Sore Hari Tanpa Perayaan Meriah

Indonesiaku

Operasi Patuh Pallawa 2023 Dimulai Hari Ini, Ada 8 Sasaran Operasi, Apa Aja?

Indonesiaku

Telkomsel Poin Gelar Donasi Digital, Ajak Pelanggan Buka Peluang Ratusan Pelajar Indonesia Lanjutkan Sekolah

Indonesiaku

Meriahkan HUT ke-50 Basarnas Gelar Donor Darah

Indonesiaku

Ketua Dekranasda Kota Makassar Resmikan Galeri UMKM Binaan Pemkot di TSM

Bisnis

Musim Haji 2023, Telkomsel Hadirkan Paket RoaMAX Haji serta Layanan GraPARI Makkah