Home / Kriminal

Minggu, 16 Oktober 2022 10:23- WIB

Penyerangan Rumah Litha Brent, Tokoh Toraja Minta Polisi Tangkap Pelakunya

Suasana kediaman Litha Brent Pasca Penyerangan.

Suasana kediaman Litha Brent Pasca Penyerangan.

Makassar, Merata.Net – Terkait penyerangan rumah Litha Brent, membuat tokoh Toraja Irjen Pol (Purn) Drs Frederik Kalalembang sekaligus Ketua Umum Ikatan Keluarga Toraja Nusantara (IKaTNUS) angkat bicara.

Pasalnya penyerangan rumah Litha Brent di Jalan Gunung Merapi, Sabtu, (15/10/2022) di Makassar itu tentunya akan menjadi perhatian penuh kepolisian untuk membasmi segala bentuk tindakan premanisme.

Dihubungi Via telepon selulernya, ia meminta masyarakat tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses penyidikan kepada pihak kepolisian.

Frederik berharap pelaku segera ditangkap dan sekaligus diproses hukum sehingga akan ketahuan apa motif penyerangan dan pengrusakan di rumah Litha Brent yang merupakan Ketua Kombongan Toraja di Makassar.

Baca Juga  Diretas, Akun Facebook Istri Mantan Wali Kota Parepare Dipakai Menipu

Diharapkan pula, polisi bisa menyeret otak dibalik pengrusakan sehingga mereka tidak seenaknya melakukan perbuatan yang sangat tidak terpuji.

“Saya sangat yakin Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs Nana Sudjana tidak akan membiarkan premanisme berbuat seenaknya diwilayah jajarannya Polda Sulsel,“ jelas Frederik.

Sementra itu, Kuasa Hukum dari Brent Litha, Frans Lading menyampaikan bahwa preman yang sudah dipersiapkan dari awal harusnya tidak berbuat anarkis. Soalnya proses hukum sudah ditangani Polrestabes Makassar karena beberapa hari sebelum kejadian pihaknya sudah melapor.

Untuk diketahui, kasus diawali dengan pengrusakan rumah di sebelah kediaman Litha Brent dimana pemilik Bakso Ati Raja mengklaim jika rumah tersebut adalah milik mereka.

Baca Juga  Mario G Klau Bakal Manggung di Dliquid Claro Makassar

“Rumah yang dibongkar itu pernah dipolice line karena klien kami Litha Brent pernah dilaporkan penyerobotan oleh pihak Ati Raja namun klien kami mengajukan praperadilan dan dinyatakan Penyidik harus mengeluarkan SP3, “ ujarnya.

Setelah penyidik mengeluarkan SP3, sambungnya, Police line dibuka, setelah dibuka masuklah oknum-oknum orang yang diduga orang suruhan.

Dikatakan pula, rumah sudah dikuasai Brent, tetapi malah preman dan sejumlah tukang masuk merusak dan membongkar rata dengan tanah. Bahkan merusak rumah tetangga akibat dari pembongkaran tanpa seijin pemilik rumah. (*)

Share :

Baca Juga

Kriminal

Gerak Cepat, Polisi Ringkus Pria yang Hina Suku Makassar di Sosmed

Kriminal

Hari Ini, Ditlantas Polda Sulsel dan Instansi Terkait Eksekusi Lima Kendaraan ODOL

Indonesiaku

XL Axiata Apresiasi Polres Garut Bekuk Kawanan Petugas Gadungan XL Home 

Kriminal

Rumah Mewah, Mobil Ferari Hingga Tesla Milik Indra Kenz kini Disita Polisi

Kriminal

Fotonya Disalahgunakan, Ini Imbauan Legislator Sulsel Haidar Madjid ke Masyakarat

Kriminal

Operasi Zebra Pallawa 2024: Dua Hari Bergerak, Polrestabes Makassar Amankan 49 Kendaraan

Kriminal

Crazy Rich Bandung, Doni Salmanan Ditetapkan Tersangka Setelah 13 Jam Diperiksa

Kriminal

Diduga Banyak Permainan, PPK dan Kontraktor Proyek Gedung Pengadilan Negeri Makassar Akan Dilaporkan.