Home / Olahraga

Senin, 2 September 2024 09:22- WIB

Indonesia Juara Dunia FIFAe World Cup featuring Football Manager 2024

Ichsan Taufiq (manajer) dan Budi Muhamad Manar Hidayat (asisten manajer), tampil luar biasa dengan mengalahkan Jerman lewat agregat 8-2 di Final FIFAe World Cup Football Manager 2024

Ichsan Taufiq (manajer) dan Budi Muhamad Manar Hidayat (asisten manajer), tampil luar biasa dengan mengalahkan Jerman lewat agregat 8-2 di Final FIFAe World Cup Football Manager 2024

LIVERPOOL, Merata.Net – Indonesia sukses meraih juara di FIFAe World Cup featuring Football Manager 2024 pada Minggu (1/9/2024) di Liverpool, Inggris.

Indonesia yang diwakili oleh Ichsan Taufiq (manajer) dan Budi Muhamad Manar Hidayat (asisten manajer), tampil luar biasa dengan mengalahkan Jerman lewat agregat 8-2.

Mereka menerapkan pola permainan 4-2-3-1. Koen Casteels sebagai kiper, Alex Grimaldo, Presnel Kimpembe, Niklas Suele, dan Jonathan Clauss, sebagai empat bek di depannya. Ichsan dan Manar memainkan lima gelandang yakni Nicolas Seiwald, Andre-Franck Zambo Anguissa, Lorenzo Insigne, Xavi Simons, serta Matteo Politano, dan Niclas Fuellkrug sebagai striker.

Baca Juga  PSM Makassar Perkenalkan 11 Pemain Baru, Semua Pemain Lokal

Seperti diketahui, di fase grup, Indonesia masuk di Grup C dan melatih Sporting Lisbon bersama empat lawan lainnya.

Ichsan dan Budi Muhamad melangkah ke semifinal setelah tampil sebagai juara grup dengan nilai 364. Poin tersebut diraih setelah tiga musim menangani Sporting Lisbon dengan perincian 150 poin dari hasil di liga, 113 untuk turnamen, 65 untuk trofi, dan 36 poin dari penilaian manajemen.

Indonesia unggul dari negara-negara lain di Grup C yakni Polandia (343 poin), Prancis (331), Inggris (295), dan India (265).

Baca Juga  FOTO: Perayaan 12 Tahun Kelompok Suporter Laskar Ayam Jantan

Pada partai semifinal yang juga berlangsung pada Minggu (1/9), Indonesia mengalahkan Inggris dengan agregat 5-3.

Seusai laga, Ichsan dan Budi Muhamad mengatakan bahwa Indonesia percaya diri bisa menjuarai ajang ini. Mereka menyebut kunci kemenangan Indonesia di final adalah bermain menyerang dan cara menangani taktik lawan.

“Kita bermain attacking, yang paling penting adalah opposite instruction. Jadi setiap players yang membahayakan kita jaga dan tackling,” kata Budi Muhamad.

 

Share :

Baca Juga

Olahraga

FOTO: Persiapan Terakhir PSM Jelang Menjamu Arema FC

Olahraga

Perayaan Sederhana HUT PSM Makassar ke 107, Tumpengan Dihadiri Legenda Pemain

Olahraga

Pengadilan Uni Eropa Kembalikan Liga Super Eropa?

Internasional

Juventus Dihukum Pengurangan 15 Poin di Serie A 2022/2023

Olahraga

Leg 2 Play Off Liga Champions Asia, Begini Persiapan Juku Eja

Olahraga

Arsenal Kalahkan Milan di Pra musim Singapura

Olahraga

Tak Soalkan Wiljan Pluim Absen, PSM Makassar Sudah Siapkan Pengganti

Olahraga

Erick Thohir: Stadion Utama Gelora Bung Karno Siap Pakai Melawan Australia