Home / Internasional

Jumat, 22 Desember 2023 05:54- WIB

FOTO: Pejuang Puan dalam Perlawanan Terhadap Junta Militer Myanmar

Pejuang perempuan membersihkan senjata mereka di kamp. FOTO/AFP

Pejuang perempuan membersihkan senjata mereka di kamp. FOTO/AFP

MERATA.NET – Kudeta Junta Militer Myanmar sendiri terjadi Februari 2021 lalu. Peristiwa politik ini melengserkan Aung San Suu Kyi dari kursi pemerintahan.

Tentara Perempuan MYD-PDF Myanmar menyiapkan konsumsi di kamp. FOTO/AFP

Ribuan orang dilaporkan ditahan dan meregang nyawa.

Baca Juga  Solusi Sampah Plastik Australia-Indonesia Berada di Jalur yang Tepat untuk Mengatasi Perubahan Iklim

Para perempuan pemberani ikut bertempur di garis terdepan melawan junta militer. Mereka tergabung dalam pasukan Pertahanan Rakyat Mandalay (MYD-PDF).

Baca Juga  Kedubes Australia Untuk Indonesia Umumkan Pemenang Alumni Awards
Perempuan pemberani maju di garis terdepan melawan. FOTO/AFP

Tak sedikit pasukan perlawanan dari kaum pria tewas akibat peperangan yang membuat para perempuan ikut terlibat pertempuran. (*)

Share :

Baca Juga

Hukum

IMO-Indonesia Apresiasi Sikap Tegas Menlu Retno Desak Israel Mundur dari Gaza

Indonesiaku

Hyundai Serahkan 393 Mobil Listrik Untuk Delegasi G20 Summit

Bisnis

Sukseskan Event KTT G20 Bali XL Axiata Siapkan Jaringan 5G dan 4G

Internasional

Indosat dan UN Women Rilis Laporan SheHacks

Internasional

Anthony Martial Ingin Cabut dari MU

Internasional

Aussie Banget University Roadshow Hadir di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Internasional

Konflik Sudan, Dua Jenderal Tertinggi Bertanggung Jawab

Internasional

Melaju ke Final Piala Super Spanyol, Real Madrid Singkirkan Barcelona 3-2