Home / Pemerintahan

Rabu, 11 Mei 2022 13:11- WIB

Belum Selesai Soal Lahan Parkir, Pengelola Toko Ini Kembali Pagari Fasum

Makassar, Merata.Net – Pengelola salah satu cafe dan juga toko alat tulis terbesar di Makassar kembali berbuat ulah. Belum usai persoalan lahan drainase yang ditutup untuk dijadikan lahan parkir.

Kali ini pemilik toko memblokade jalan umum di samping toko yang menghubungkan jalan Andi Mappanyukki dan Jalan Dr Ratulangi dengan memberi pagar pada lorong tersebut. 

Hal ini membuat geram, Kepala Dinas Pertanahan Kota Makassar Ahmad Namsum. Pihaknya mengaku langsung melakukan pemanggilan terhadap pemilik toko untuk melakukan klarifikasi terkait penutupan fasilitas umum (fasum) tersebut. 

Baca Juga  FOTO: Wali Kota Appi Salat Id di Lapangan Karebosi

Walaupun saya dengar dua rumah ini sudah dibeli tetap itu jalanan lorong adalah fasilitas umum tidak boleh dipagari begitu, ” katanya

Sebelumnya pemilik toko juga pernah membuat Wali Kota  naik pitam, soalnya, pemilik toko datang menemui Danny dengan maksud melakukan ‘deal-dealan’. 

“Dia pakai fasum-fasos, bahkan menyewakan, tadi dia datang ke sini mau urus-urus. Saya bilang tidak ada baku atur-atur begitu di sini,” ucap Danny Pomanto di kediamannya Jl Amirullah, Rabu (13/4/2022) seperti dikutip dari tribunnews. 

Danny bilang, pengelola Caffe Agung merasa punya power karena sebelumnya dibekingi oleh orang tertentu.

Baca Juga  Bupati Adnan dan Menparekraf Sandiaga Uno Hadiri Jalan Sehat Harlah PPP di Malino

“Tersinggung tadi saya bilangi begitu, nda ada itu atur-atur begitu,” tegasnya.

Danny mengatakan, yang bersangkutan harus membayar denda sesuai berapa lama ia mengunakan fasum-fasos tersebut.

“Kita coba persuasif dulu karena kalau kita bongkar bukan solusi, kenapa kita tidak bikin perjanjian kemudian didenda, tapi harus ada review inspektorat,” ulasnya.

Solusi paling buruknya, jika pengelola tak mau membayar denda maka pihaknya akan menginstruksi untuk membongkar lahan parkir tersebut. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Giliran Kantor Dinkes Makassar Lockdown Tiga Hari Pasca 25 Pegawai Positif COVID-19

Komunitas

Indira Yusuf Ismail Ajak PPDI Wujudkan Pendidikan Inklusif Berkualitas dan Kreatif di Kota Makassar

Pemerintahan

Perkuat Sinkronisasi Program, Munafri Arifuddin Bersiap Ikuti Pembekalan di Magelang

Pemerintahan

Komisi B DPRD Makassar Rapat Kerja bersama Bapenda, Bahas Target PAD 2026 Rp2,4 Triliun

Pemerintahan

Gubernur Andi Sudirman Inspektur Upacara di Pemakaman Almarhum Rapsel Ali

Pemerintahan

Indira Jusuf Ismail Paparkan Pentingnya Jagai Anakta Bagi Orang Tua dalam Pola Asuh

Pemerintahan

Warga Apresiasi Karya Bakti Kodim 1408/ Makassar, Pasar Terong Kini Lebih Bersih dan Tertata

Pemerintahan

Wali Kota Munafri Tinjau Langsung Warga di Romang Tangayya