MOTEGI, Merata.Net – Duo pebalap Ducati Lenovo Team sedang bergembira di Motegi, Jepang, Minggu (28/9/2025). Francesco Bagnaia berhasil juara pada balapan utama setelah di hari sabtu menang sprint race.
Sedangkan Marc Marques yang finish kedua pada balapan tadi berhasil mengunci gelar juara dunia MotoGP 2025 sekaligus kesembilan miliknya. Juara ketiga dimiliki oleh Joan Mir penunggang Honda Castrol.
Di awal balapan, Bagnaia melakukan start yang sempurna untuk merebut posisi terdepan di Tikungan 1, dengan Pedro Acosta melompat ke posisi kedua di atas KTM di depan Honda milik Joan Mir.
Acosta sempat menantang Bagnaia untuk memimpin di Tikungan 5, namun pembalap Italia itu tidak hanya berhasil menahan laju pilot #63, tetapi juga membangun keunggulan lebih dari satu detik di akhir lap kedua.
Hal ini membuat Acosta berada di bawah cengkeraman Ducati dari Marquez, yang berhasil menyalip Honda yang dikendarai Mir di lap pembuka untuk merebut posisi ketiga.
Pembalap #93 menghabiskan sebagian besar balapan di belakang KTM, bahkan melakukan kesalahan di Tikungan 10 saat mencoba mengejar rekan senegaranya. Ia akhirnya berhasil menyalip di lap 11, melakukan manuver yang mulus di Tikungan 11.
Ketegangan meningkat di garasi Ducati ketika asap mulai keluar dari motor Bagnaia di lap 15, dan masalah ini terulang kembali empat lap kemudian. Namun, keunggulan pembalap Italia itu membuat kemenangannya tidak pernah terancam, dan ia akhirnya melewati bendera finis dengan selisih empat detik.
Di belakang, Marquez melintasi garis finis di urutan kedua untuk merayakan momen bersejarah dalam kariernya, lebih dari lima tahun setelah kecelakaan di Jerez yang hampir memaksanya untuk pensiun dini.
Mantan tim Marquez, Honda, juga memiliki alasan untuk merayakannya, karena Mir berhasil melewati Acosta di lap 14 untuk merebut posisi terakhir di podium. Ini adalah kemenangan perdana sang juara dunia 2020 bersama pabrikan asal Jepang tersebut, sekaligus yang pertama bagi tim pabrikan HRC di 2025.
Acosta terus merosot ke urutan terbawah dan bahkan terjatuh di lap 19, turun ke urutan belakang.

Hal ini membuat tim pabrikan Aprilia, Marco Bezzecchi, naik ke posisi keempat, dengan pembalap Italia itu berhasil naik ke posisi terdepan dari posisi kesembilan.
Posisi kelima ditempati Franco Morbidelli di atas Ducati VR46, sementara Alex Marquez menjalani balapan yang relatif mulus dan berada di posisi keenam, dan secara resmi keluar dari perebutan gelar juara.
Raul Fernandez mengamankan posisi ketujuh di atas Trackhouse Aprilia, sementara Fabio Quartararo hanya mampu meraih posisi kedelapan di kandang Yamaha setelah turun dari posisi keempat ke posisi di bawah 10 besar pada lap kedua.
Johann Zarco berada di urutan kesembilan untuk LCR Honda, sementara 10 besar diisi oleh rookie Gresini, Fermin Aldeguer, yang mengendarai Ducati GP24 tahun lalu.
Pembalap KTM yang berada di posisi teratas adalah Brad Binder di urutan ke-11. (**)










