MERATA.NET – PSSI baru saja mendapatkan amunisi baru untuk timnas Indonesia Senior, Kevin Diks telah menjalani proses pengambilan sumpah dan janji setia pewarganegaraan yang dilaksanakan di Kopenhagen, Denmark, Jumat (8/11/2024).
Kevin Diks lahir di Apeldoorn, Belanda, pada 6 Oktober 1996. Darah Indonesia mengalir lewat sang ibu bernama Natasja Diks-Bakarbessy. Ibunya berasal dari Desa Waai, Kecamatan Salahulu, Ambon, Maluku Tengah.
Pemilik nama lengkap Kevin Diks Bakarbessy ini merupakan bek kelas Eropa yang bermain untuk klub raksasa Denmark, FC Copenhagen.
Sebelumnya, kepada media Denmark, Bold, Diks mengatakan bahwa ini saatnya dia menentukan pilihan. Pemain yang pernah berbaju Timnas Belanda U-21 itu buka-bukaan mengenai pendekatan yang dilakukan PSSI.
“Mereka sebenarnya untuk pertama kalinya menelepon agen saya. Ini jelas merupakan kehormatan besar bahwa mereka merasa saya akan menjadi tambahan yang berharga untuk tim,” ujar Kevin Diks.
“Timnas Indonesia telah berkembang sangat cepat dan makin banyak pemain yang seperti saya memiliki dua kewarganegaraan dan bergabung ke dalam tim,” tukasnya.
Pemain berpostur 186 cm itu membela FC Copenhagen sejak 5 Juli 2021. Dia didapatkan secara gratis, setelah kontraknya tidak diperpanjang Fiorentina.
Diks pernah menimba ilmu di berbagai akademi sepak bola di Belanda, mulai dari VIOS Vaassen (2002-2004), AGOVV Apeldoorn (2004-2005), dan Vitesse (2005-2014). Hingga akhirnya pada musim 2014/2015 dipromosikan ke tim utama Vitesse.
Pada musim 2016, Kevin Diks bergabung dengan Fiorentina. Setelah itu, dia dipinjamkan ke beberapa klub seperti Vitesse (2017), Feyenoord (2017), FC Empoli (2019), hingga Aarhus GF (2019). Dia kembali dari masa peminjaman pada 2021.
Dan membela FC Copenhagen sampai sekarang. Bersama klubnya tersebut, Kevin Diks tampil sebanyak 149 kali di berbagai ajang, termasuk Liga Champions. Mencatat 18 gol plus 18 assist buat tim berjulukan Byens Hold.
Kehadiran Diks tentu menjadi suntikan penambah semangat bagi pasukan Garuda. Apalagi, sang pemain tidak sabar untuk memakai seragam Merah Putih.
“Akhirnya, saya menjadi warga negara Indonesia. Saya merasa bangga atas hal tersebut, saya mengucapkan terima kasih atas segalanya,” ujarnya setelah mengambil sumpah WNI.
“Saya siap memberikan segenap darah, keringat, dan air mata untuk Indonesia,” pungkasnya. (*)










