Home / Olahraga

Kamis, 2 Oktober 2025 14:10- WIB

Atlet Angkat Besi Sulsel Rahmat Erwin dan Ade Rifky Hengkang ke Jatim

MAKASSAR, Merata.Net – Dua atlet angkat besi berprestasi asal Sulsel Rahmat Erwin Abdullah dan Ade Rifky Agustian, mengajukan permohonan mutasi untuk pindah dan membela provinsi Jawa Timur.

Surat permohonan mutasi resmi telah disampaikan oleh Rahmat dan Ade Rifky kepada Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Sulsel.

Kepindahan ini bertujuan untuk mencari tantangan baru serta meningkatkan kualitas dan masa depan karier olahraganya.

Dalam suratnya, Rahmat dan Ade Rifky serta pelatihnya, Erwin Abdullah, secara lugas menyampaikan alasan utama keputusannya.

Surat permohonan mutasi.

“Adapun alasan kami mengajukan mutasi adalah agar kami dapat berkembang dan meningkatkan prestasi serta masa depan yang lebih baik lagi,” tulis Rahmat.

Rahmat yang pernah meraih medali perunggu di Olimpiade Tokyo 2020 ini menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kesempatan yang didapatkannya selama ini.

Baca Juga  Sofha Marwah Bahtiar Apresiasi Menu Pangan Lokal Berbahan Dasar Pisang Kreasi TP PKK Enrekang

“Sebelumnya, saya sangat berterima kasih atas segala pengalaman yang didapatkan selama mengabdi di kampung halaman Sulsel. Saya secara pribadi banyak belajar dan berkembang selama berprestasi untuk Sulsel,” ungkapnya.

Meskipun akan berpindah ke Jawa Timur, Ade Rifky tetap menaruh harapan besar untuk kemajuan olahraga di tanah kelahirannya.

“Besar harapan saya semoga PABSI Sulawesi Selatan semakin maju dan berkembang,” tutupnya.

Terkait hengkangnya Rahmat dan Ade, Sekretaris Umum PB PABSI Sulsel Attok Suharto, mengatakan surat permohonan mutasi ini dibuat dengan kesadaran penuh, tanpa adanya paksaan dari pihak manapun, dan kini sedang diproses oleh kedua belah pihak PABSI di tingkat provinsi.

Baca Juga  Setelah Dewa United, Persik Matangkan Persiapan Uji Coba Melawan Klub Thailand

Kepindahan Rahmat dan Ade Rifky ke Jawa Timur diharapkan dapat memberikan kesempatan baginya untuk meraih pencapaian yang lebih tinggi di kancah nasional maupun internasional.

“Alasan pindahnya karena merasa di Sulsel tidak ada iklim pembinaan cabang olah raga sehingga dia berinisiatif untuk mencari provinsi yang lebih menjanjikan,” ungkap Attok.

Attok menambahkan, dengan pindahnya atlet dan pelatih angkat besi itu, maka Sulsel tentu sangat kehilangan. Terutama menghadapi PON NTT NTB dipastikan Sulsel kehilangan 3 emas (karena ada aturan baru PON) yang sebelumnya di Aceh Sumut hanya 1 emas. (**)

Share :

Baca Juga

Olahraga

PSM Makassar Kalahkan Semen Padang FC 2-0

Olahraga

PSM Tahan Seri Penghuni Dasar Klasemen Semen Padang, Bernardo Tavares Puas

Olahraga

Jadi Pemain Termuda di Skuad Timnas U-20 Piala AFC, Pemain PSM Sulthan Zaky Bangga

Olahraga

Tavares Bilang Musim depan Banyak Pemain Hengkang, PSM Bisa Pincang

Olahraga

Kalah Lagi, Gol Cepat Persib Bandung Bikin PSM Makassar ‘Down

Olahraga

Laga Tunda Lawan Persebaya, PSM Incar Kemenangan Keempat Beruntun

Olahraga

Marc Marquez Cetak Kemenangan ke-100 di MotoGP Hungaria 2026

Olahraga

Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026, Rumput Stadion Gelora Bung Karno Jadi Perhatian PSSI