Home / Pemerintahan / Politik

Sabtu, 29 Januari 2022 17:28- WIB

Andi Irwan Aras Pimpin Komisi V DPR RI Kuker ke Bendungan Pamukkulu Takalar

TAKALAR, MERATA.NET- Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja (kuker) di Bendungan Pamukkulu, Ko’mara Polongbangkeng Utara Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Sabtu, (29/1/2022)

Hadir dalam kunjungan kerja tersebut beberapa anggota komisi V yakni, Muh Aras (PPP), Muhammad Fauzi (Golkar), Hamka Baco Kady (Golkar), Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz (PKB), Syahrul Aidi (PKS), Hanna Gayatri (PAN), Iis Edhy Prabowo (Gerindra).

Salah satu yang menarik perhatian dari anggota komisi V yang dipimpin oleh Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) adalah akses jalan dari menuju bendungan Pamukkulu.

AIA mengatakan, bendungan pemakkulu
ini menjadi salah satu pembangunan strategis nasional dalam upaya pemerintah untuk mendukung perwujudan penyediaan air yang layak untuk masyarakat Takalar.

“Komisi V DPR RI memberikan apresiasi terhadap Kementerian PUPR atas pembangunan bendungan ini, nantinya lebih bisa fokus bedasarkan dengan perencanaan atau bahkanlebih cepat pada 2023,” ujarnya.

Ia menyampaikan beberapa hal yang menjadi perhatian untuk mendorong percepatan pembangunan Bendungan Pammukkulu. Salah satunya terhadap penyediaan air baku dan pembangkit listik warga disekitar.

“Proses percepatan pembangunan bendungan Pammukulu ini perlu didorong agar bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk irigasi penyediaan air baku, penyediaan pendali banjir, pembangkit listrik dan pembangunan pariwisata,” kata Wakil Ketua Komisi V DPR RI dari fraksi Gerindra ini.

Baca Juga  Pimpinan dan Dewas KPK Mengucapkan Sumpah Janji di Hadapan Presiden

AIA juga menyoroti terkait akses jalan Bendungan Pamukkulu agar lebih diperlebar untuk memudahkan akses jalan ke bendungan.

“Kemudian, sejauh mana kesediaan fasilitasi bendungan seperti akses jalan dan tata ruang hutan yang rimba dan listrik perlu diperhatikan. Perlu ada komunikasi intensif dengan pemerintah daerah terkait pembebasan lahan yang tersisa untuk menambah lokasi yang baru,” tuturnya.

Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI, Hamka Baco Kady mengatakan, bendungan Pamukkulu ini telah diusulkan DPR sejak 2014 dan mulai dikerjakan 2017 hingga saat ini.

Komisi V DPR RI mendorong target penyelesaian bendungan hingga 2023-2024.

“Sejak 2014 ini sudah kami usulkan.
kita dorong untuk bisa menyelesaikan semua persoalan-persoalan. Target 2024 kami menggenjot. Termasuk 2023 pengerjaan akses jalan untuk masuk ke Bendungan bisa terealisasi,” terang Legislator DPR RI dari fraksi Golkar ini.

Hamka mengatakan, Tujuan dari pelaksanaan pembangunan bendungan ini adalah Kabupaten Takalar sangat tergantung pada aliran air sawah dari Bili-bili Gowa namun berdasarkan pantauanya sering terjadi banjir sehingga perlu adanya bendungan sendiri untuk masyarakat Takalar.

Baca Juga  Bersama Pj Gubernur Sulsel, Komisi V DPR RI Pastikan Kesiapan Lahan Pembangunan Stadion di Makassar

“Pada awaktu pertama saya meninjau bendungan ini, sebenarnya sudah ada bendungan eksisting, cuman kecil. di sisi lain berdasarkan pengamatan banyak anak-anak sungai mengarah ke sini, sehingga terjadi banjir sehingga diputuskan dilakukan pembangunan bendungan khusus warga Takalar,” jelasnya.

Ia mengatakan, pembangunan bendungan ini diperuntukkan 90 persen untuk kepentingan masyarakat Takalar.

“Ada 6.150 hektare sawah yang akan di aliri air sehingga masyarakat Takalar bisa sejahtera. Bisa tiga kali panen. Selama ini hanya bergantung pada bendungan bili-bili Gowa. muda-mudahan 2024 itu bisa ter realisir,” terangnya.

“6.150 hektare itu semua di takalar itu bisa membackup air baku PAM pDaM itu sebanyak 160 liter per detik cukup untuk 320 ribu orang sedangkan pendukuk,” tambahnya.

Untuk diketahui, berdasarkan hasil kunjungan Komisi V DPR RI ini akan ditindaklanjuti dan dibahas pada rapat komisi V untuk segera ditindaklanjuti. (Jan)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Andi Sudirman Utus Tim Melayat ke Rumah Duka Warga Sinjai yang Bonceng Jenazah Bayinya

Pemerintahan

Bapenda Makassar Gelar Penertiban Reklame Tak Berizin di 500 Titik

Pemerintahan

Mendagri dan Menteri PKP Puji Munafri–Aliyah Soal Kecepatan Pelayanan Publik

Pemerintahan

Siap-siap, 50 Event Bergengsi Digelar di Makassar Tahun 2022

Pemerintahan

Panggung Closing Ceremony Makassar F8 Satukan Budaya di Dunia

Pemerintahan

Gerakan Makassar Shalat Subuh Berjamaah, Danny Tekankan Pentingnya Jagai Anakta Dan Jagai Kotata

Pemerintahan

Pjs Wali Kota Makassar Arwin Azis Pimpin Normalisasi Kanal di Manggala dan Bontoala

Politik

Rusdin Abdullah Minta Masukan Visi-Misi Bangun Kota Makassar ke Akademisi