Home / Pemerintahan

Selasa, 11 Januari 2022 12:15- WIB

Ada Potensi Biaya Pembebasan Lahan Makassar New Port Membengkak

Makassar New Port. Foto/dok/Pelindo

Makassar New Port. Foto/dok/Pelindo

MAKASSAR, MERATA.NET – Ada potensi pembengkakan biaya pembebasan lahan Makassar New Port (MNP) di Kecamatan Tallo. Demikian dilaporkan oleh Dinas Pertanahan Kota Makassar.

Disampaikan Kepala Dinas Pertanahan Kota Makassar, Akhmad Namsum, hal ini lantaran adanya rencana penambahan pembebasan kelebihan lahan milik warga. Di mana sebelumnya tak masuk dalam perhitungan.

Sehingga, juga ada potensi revisi. Dari luasan lahan 1,8 hektare yang sebelumnya sudah di tentukan.

“Di lapangan ternyata ada warga yang lahannya hanya sebagian terkena. Sehingga itu nanti kalau terkena sisanya tidak lagi berfungsi dengan baik (lahan tak produktif) atau tidak ada manfaat dominan. Kami pemkot (bicarakan) ini harus jadi pertimbangan bagi Pelindo untuk masuk bagian pembebasan,” bebernya, Selasa (11/01/2022).

Baca Juga  Bertemu Dubes Kroasia, Danny Tawarkan Kerjasama untuk Kota Kembar

Hal ini telah sesuai dengan Pasal 35 UU Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum. Akhmad mengatakan penggantian tersebut sesuai regulasi adalah di bawah 100 meter.

Meski demikian lewat rapat bersama 30 Desember lalu pihaknya telah meminta agar penggantian tetap dilakukan kendati lahan-lahan yang terkena di atas 100 meter. Hal ini untuk menghindari permasalahan sosial dengan masyarakat ke depannya.

Baca Juga  Di Rakornas Penanggulangan Bencana 2023, Wali Kota Danny: Mitigasi dan Pencerdasan Masyarakat Penting

“Kalau ini jadi, maka ada pembengkakan jumlah anggaran dan Pelindo sudah nyatakan siap,” tambah Akhmad Namsum.

Sementara itu tercatat ada sebanyak 142 lahan yang akan dibebaskan. Hanya saja, dirinya belum merincikan lahan-lahan yang bermasalah.

Sementara itu, ia mengatakan dari hasil tinjauan tim apresial, total Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tanah di sana berada di kisaran 3-6 juta per meter. “Tinggi sekali (nilai jual), jadi bukan ganti rugi, tetapi ganti untung. Sekarang sudah berlangsung (proses ganti rugi),” tutupnya. (Gun)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Dalam Dua Bulan, SMP Islam Athirah Bone Torehkan 39 Prestasi di Berbagai Bidang

Pemerintahan

Wali Kota Danny Bersama Keluarga Gunakan Hak Pilihnya pada Pemilu 2024

Pemerintahan

Fatmawati Rusdi Buka Lomba Asmaul Husna Tingkat Kecamatan se – Kota Makassar

Pemerintahan

Pemprov Sulsel dan Bulog Prioritaskan Ketahanan Pangan, Penyaluran CBP 100 Persen

Pemerintahan

Dinas Pertanahan Makassar Akan Maksimalkan Kinerja Tim Pusaka Makassar Untuk Amankan Aset Pemkot.

Pemerintahan

Distribusi Bantuan Terkendala Cuaca Buruk, 3.000 Warga di Kecamatan Latimojong Masih Terisolasi

Pemerintahan

Tak Lulus Laskar Pelangi, 254 Guru Honorer Dipertahankan Disdik

Pemerintahan

Wali Kota Appi ke Pulau Samalona, Pimpin Gerakan Jumat Bersih dan Bagi Sembako