Home / Pendidikan

Rabu, 5 Juli 2023 20:08- WIB

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat FKIP Universitas Khairun Ternate Gelar Pelatihan Media Pembelajaran Digital

TERNATE, Merata.Net – TIM PKM FKIP Universitas Khairun Ternate telah menggelar Pelatihan Media Pembelajaran Digital Media social di SMP AL Irsyad Kota Ternate. Pelatihan ini dilaksanakan oleh Asriani Thahir sebagai ketua Tim dan Sri Wahyuni sebagai Anggota.

Saat ini ada berbagai macam media sosial seperti whatssap, twitter, facebook, tiktok, dan Instagram yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran.

Pemanfataan Media sosial dapat menciptakan konten-konten video baik visual maupun audio visual sebagai media pembelajaran digital.

“Jadi sosial media saat ini merupakan salah satu alat yang dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran agar melatih kemampuan kreatifitas guru dan peserta didik,” ujar ketua tim pengabdian, Asriani Thahir.

Lanjutnya, media social sudah menjadi bagian yang tidak dapat terpisahkan dalam kehidupan kita. Penggunaan media sosial yang positif tidak hanya sebagai sumber hiburan namun dapat juga dijadikan sebagai alat atau media pembelajaran dalam dunia Pendidikan.

Baca Juga  ITMC 2026 Tailan, Sheina Azzahra Siswi SD Islam Athirah 2 Bawa Pulang Bronze Award

“Hal ini dapat mengubah anggapan orang banyak bahwa media sosial dapat membuang-buang waktu saja. Cara belajar dalam dunia Pendidikan dapat diubah dengan menggunakan social media secara positif,” tambah Asriani

Di era digital saat ini anak remaja lebih khususnya peserta didik memiliki waktu lebih banyak digunakan dengan mengakses media social. Oleh karena itu, perlu pemanfataan social media sebagai media pembelajaran agar lebih bermakna.

Penggunaan Media pembelajaran konvensional membuat mereka merasa jenuh dan bosan dalam belajar karena tidak relevan dengan kegemaran mereka. Meskipun saat ini social media sudah digunakan disemua lini namun, masih banyak belum dapat menggunakan secara maksimal.

Baca Juga  Siswa SMA Islam Athirah Bukit Baruga Antusias Belajar di Golkar Sulsel

“Banyak yang menggunakan sosial media hanya sebatas berkomunikasi dan mencari hiburan semata. Mereka belum bisa memanfaatkan secara maksimal fitur-fitur yang ada dalam social media tersebut salah satunya Instagram,” pungkasnya.

Saat ini, guru-guru belum dapat memanfaatkan secara maksimal penggunaan media digital khususnya Instagram dalam menciptakan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif.

Salah satu solusi yang dilakukan dengan memberikan pelatihan dan pendampingan terhadap guru-guru dalam memanfaatkan fitur reels Instagram sebagai media pembelajaran digital. (*)

Share :

Baca Juga

Komunitas

Yobi Pasongli Nahkoda Pertama Mapala Unsa Makassar

Pendidikan

PPDB Sekolah Islam Athirah akan Dibuka, Ada Kuota Potongan Uang Pangkal untuk 500 Pendaftar

Pendidikan

Sunsilk Citra dan Glow & Lovely Gelar #AksiCantik Bersama Ribuan Santri Putri di Gowa

Pendidikan

Direktur Poltekpar Makassar Tutup Rangkaian Kegiatan Dies Natalies ke-33

Pendidikan

Dihadiri Seluruh Insan Athirah, Sekolah Islam Athirah Rayakan Puncak Milad 40 Tahun

Pendidikan

Kalla Institute Jalin Kerja Sama Strategis dengan Grab hingga Universitas Teknikal Malaysia

Pendidikan

Peduli Lingkungan, Siswi SMPN 11 Makassar Tampilkan Tari dengan Inovasi Kostum Daur Ulang

Pendidikan

Telkomsel Sisihkan Rp1.000 dari Tiap Pembelian Paket Super Seru untuk Renovasi Sekolah Dasar di Seluruh Indonesia