Home / Pemerintahan / Pendidikan

Sabtu, 14 Februari 2026 18:17- WIB

Achi Soleman Tegaskan SPMB Kota Makassar Berjalan Sesuai Regulasi dan Transparan

MAKASSAR, Merata.Net – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar menegaskan komitmen proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB)) Tahun Ajaran 2026 berlangsung secara terbuka, adil, dan transparan, termasuk di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, menyampaikan pemerintah kota melalui Disdik telah menerapkan sistem seleksi berbasis komputer dan daring guna memastikan keterbukaan seluruh tahapan SPMB.

Menurutnya, seluruh hasil seleksi dapat diakses secara langsung oleh orang tua maupun calon peserta didik melalui situs resmi SPMB masing-masing sekolah.

“Kami pastikan proses SPMB tahun ini berjalan sesuai regulasi, akuntabel, dan setiap hasil seleksi dapat diakses secara transparan. Jika ada praktik tidak sesuai aturan, itu bukan kebijakan Disdik tetapi oknum yang harus ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Achi Soleman, Sabtu (14/2).

Baca Juga  Pemkot Makassar Bersama Yayasan BaKTI Berkolaborasi Program OCSEA Unicef

Lebih jauh Achi menjelaskan mekanisme penerimaan siswa baru di Makassar telah mengikuti Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025, yang mengatur tahap pendaftaran, seleksi, dan pengumuman berbasis sistem daring.

“Ini komitmen kami untuk memastikan keterbukaan data serta akuntabilitas proses,” tukasnya.

Isu dugaan titip-menitip, sambung Achi–sapaan akrabnya– itu dilakukan oleh oknum. Meski begitu, setiap laporan atau informasi akan ditindaklanjuti agar proses pembelajaran di sekolah tetap berlangsung.

Terpisah, Kepala Bidang Pengembangan SMP Disdik Makassar, Akhmad Muhajir, menyatakan pihaknya mengawasi setiap tahapan secara ketat. Muhajir menegaskan pihak sekolah wajib mematuhi mekanisme yang telah ditetapkan dan melaporkan jika ditemukan praktek yang tidak sesuai aturan.

Baca Juga  Siswa SD dan SMP di Makassar Mulai PTM Kembali Awal Maret

“Jadi seluruh panitia di tingkat sekolah itu saya yakin bekerja sesuai pedoman teknis SPMB. Karena kita ingin prosesnya transparan,” papar Akhmad Muhajir.

Soal informasi ada dugaan titipan, mantan Camat Bontoala itu akan menindaklanjuti lewat rapat bersama kepala dinas dan pengawas. Jika ada pelanggaran, maka akan disanksi sesuai aturan yang berlaku.

“Soal ada berita atau informasi terkait titipan, tim sudah bekerja mencari kebenarannya. Kami bersama bu kadis memastikan tak ada seperti itu, kalau ada bermain kami duga itu oknum,” tegasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Kriminal

Kerjasama Kejari Restorative Justice House Akan Hadir di 15 Kecamatan

Pemerintahan

Pemkot Makassar Raih Penghargaan Pelayanan Administrasi Kependudukan dari Gubernur Sulsel

Pemerintahan

Pj Sekda Sulsel Pembina Upacara Pelepasan Jenazah Almarhum Rizal Tolinggi

Pemerintahan

Wawali Aliyah Hadiri Rapimnas dan HUT ke-48 FKPPI di Jakarta

Pemerintahan

Appi-Aliyah Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah

Pemerintahan

Presiden Jokowi Beserta Keluarga Salat Id di Kota Surakarta

Pemerintahan

Viral Pelajar SD di Bone Berjalan Kaki 7 Km, Gubernur Sulsel Beri Bantuan Sepeda

Pemerintahan

Pemprov Sulsel Raih Penghargaan IGA 2023, Kategori Skor Tertinggi di Regional III