MERATA.NET – Apa jadinya jika sekelompok konten kreator horor asal Indonesia nekat melakukan siaran langsung dari sebuah rumah sakit terbengkalai yang dikenal sebagai salah satu lokasi paling angker di Korea Selatan? Bukan hanya bermodal kamera dan peralatan live streaming, mereka bahkan membawa ritual mistis khas Indonesia ke negeri ginseng.
Premis menegangkan itulah yang diangkat dalam film horor terbaru produksi MD Pictures, 402 Rumah Sakit Angker Korea, yang merupakan adaptasi dari film horor Korea terkenal, Gonjiam: Haunted Asylum karya sutradara Jung Bum-shik.
Menjelang penayangannya di bioskop, film ini mengajak penonton menyusuri lorong-lorong gelap Rumah Sakit Yong Won yang menyimpan banyak misteri. Demi mengejar target tiga juta penonton dalam siaran langsung mereka, sekelompok kreator konten rela mempertaruhkan nyawa dengan memasuki bangunan yang dikenal penuh teror, terutama di Ruang 402 yang melegenda.
Lalu, siapa saja karakter yang terlibat dalam ekspedisi berbahaya tersebut?
Para Pencari Hantu, Otak di Balik Ekspedisi Maut
Kelompok yang menjadi motor utama penelusuran ini adalah Para Pencari Hantu (PPH), tim konten kreator horor asal Indonesia yang berambisi mencetak rekor penonton saat melakukan live streaming dari Rumah Sakit Yong Won.
Tim ini dipimpin oleh:
- Juna (Arbani Yasiz), sosok pemimpin yang ambisius dan terobsesi mengejar viewers. Karakternya yang keras kepala dan pantang menyerah menjadi alasan utama tim ini berani mengambil risiko ekstrem.
- Bara (Elang El Gibran) dan Adit (Saputra Kori), dua anggota kreatif yang bertanggung jawab di balik produksi konten. Meski sering mencairkan suasana dengan candaan, keusilan mereka kerap membuat kelompok melanggar aturan di lokasi yang dianggap sakral dan memicu bahaya yang tak terduga.
Soul Sisters, Duo Kakak Beradik yang Siap Menantang Teror
Untuk meningkatkan daya tarik siaran langsung mereka, PPH menggandeng duo kreator konten perempuan yang dikenal dengan nama Soul Sisters.
Duo kakak beradik ini terdiri dari:
- Arum (Diandra Agatha), sang kakak yang terkenal berani dan tidak ragu mengambil risiko demi mendapatkan rekaman terbaik.
- Yuri (Lea Ciarachel), sang adik yang lebih berhati-hati dan memiliki insting kuat terhadap hal-hal di sekitarnya.
Perbedaan karakter keduanya menciptakan dinamika yang menarik sekaligus menambah ketegangan sepanjang penelusuran di rumah sakit tersebut.
Debut Jang Hansol sebagai Pemandu Lokal
Petualangan di negeri asing tentu membutuhkan seseorang yang memahami bahasa dan budaya setempat. Peran tersebut diisi oleh Dae Ho, karakter yang diperankan oleh kreator konten populer asal Korea Selatan, Jang Hansol.
Dae Ho digambarkan sebagai warga Korea Selatan yang tumbuh besar di Indonesia. Berkat kemampuan berbahasa Indonesia dan Korea, ia menjadi sosok penting yang membantu kelompok mengungkap sejarah kelam Rumah Sakit Yong Won, termasuk misteri yang tersembunyi di balik Ruang 402.
Tyas, Sosok Skeptis yang Menantang Kepercayaan
Karakter lainnya adalah Tyas (Aylena Fusil), seorang mahasiswi Indonesia yang beruntung mendapat kesempatan mengikuti ekspedisi tersebut.
Meski pernah mengalami kejadian mistis saat kecil, pengalaman itu justru membuat Tyas tumbuh menjadi pribadi yang skeptis dan tidak mudah percaya pada hal-hal gaib. Baginya, perjalanan ke Rumah Sakit Yong Won adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa hantu tidak benar-benar ada.
Namun, keyakinan tersebut perlahan diuji ketika berbagai kejadian aneh mulai menghantui kelompok mereka.
Ritual Jelangkung Berbahasa Korea
Salah satu elemen yang membedakan film ini dari versi aslinya adalah penggunaan ritual khas Indonesia.
Alih-alih memanfaatkan praktik shamanisme Korea, kelompok tersebut justru membawa boneka jelangkung dan mencoba memanggil entitas gaib menggunakan mantra yang diterjemahkan ke dalam bahasa Korea.
Mereka mengucapkan kalimat:
“Uri yeogi isseoyo, wajuseyo”
(Kami ada di sini, datanglah ke sini).
Eksperimen mistis lintas budaya inilah yang kemudian memicu berbagai teror mengerikan. Pertanyaan besarnya, apakah tindakan ceroboh tersebut membangunkan penghuni asli Ruang 402 dan mengunci mereka di dalam rumah sakit terkutuk itu?
Tayang Mulai 9 Juli 2026
Dengan perpaduan unsur horor Korea dan budaya mistis Indonesia, 402 Rumah Sakit Angker Korea menawarkan pengalaman mencekam yang berbeda bagi penonton.
Sudah siap menyaksikan bagaimana ambisi mengejar popularitas di dunia digital berubah menjadi mimpi buruk yang nyata?
Saksikan 402 Rumah Sakit Angker Korea di bioskop seluruh Indonesia mulai 9 Juli 2026.










