Home / Indonesiaku / Pemerintahan

Kamis, 5 Mei 2022 21:01- WIB

Puncak Arus Balik Lebaran 6-9 Mei, Ditlantas Polda Sulsel Petakan Area Rawan Macet

Kepadatan kendaraan roda empat di jalur trans Sulawesi, Tanru Tedong, Sidrap, Kamis, (5/5/2022). Foto/Erick Didu

Kepadatan kendaraan roda empat di jalur trans Sulawesi, Tanru Tedong, Sidrap, Kamis, (5/5/2022). Foto/Erick Didu

Makassar, Merata.Net– Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sulsel, memasuki H+5 pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1444 H Tahun 2022 dan arus balik, telah melakukan pemetaan area rawan macet jelang puncak arus balik lebaran Tanggal 6 hingga Tanggal 9 Mei.

Mewakili Kapolda Sulsel, Irjen Pol Nana Sudjana, Dirlantas Polda Sulsel, Kombes Pol Faizal, Kamis (5/4/2022), menjelaskan, telah menyusun dan memetakan area rawan macet pada Arus Balik Lebaran 1443 H ini.

“Prediksi Puncak Arus balik Jumat Tanggal 6 hingga Minggu Tanggal 8 Mei. Ada beberapa enam titik rawan macet arus balik di beberapa kabupaten/kota, dan siap dilakukan antisipasi dengan bakal dilakukannya rekayasa arus lalulintas,” ucap Dirlantas Polda Sulsel.

Area rawan yang dimaksud adalah di Kabupaten Gowa, titiknya Jembatan kembar, Pasar Panciro, Pertigaan Kalukuang Boka, dan Pertigaan Limbung. Di Kabupaten Takalar, titik ya di Pertigaan Jalan Diponegoro, Pertigaan Tope Jawa.

Baca Juga  Pjs Wali Kota Makassar Arwin Azis Melepas GAS Run di Pekan Keselamatan Jalan 2024

Sementara di Kabupaten Jeneponto titik ya ada di Jembatan Tamalatea. Di Kabupaten Maros titiknya di Kappang sepanjang Jalan Poros Camba. Dan di Kota Makassar sendiri titik rawan macet ada di Simpang lima Bandara.

Lanjut Kombes Pol Faizal, untuk kesiapan personil melakukan antisipasi arus Balik dengan dilakukannya Penggelaran Personil di lapangan untuk melaksanakan pengaturan, penjagaan, pengawalan dan Patroli.

“Personel akan melaksanakan rekayasa arus lalulintas jika diperlukan, dengan melakukan penyediaan jalur alternatif, pemberlakuan Satu Arah (One Way) dan pemberlakuan Lawan Arah (Contra Flow) serta pengaturan APILL,” tegas Dirlantas Polda Sulsel.

Baca Juga  Gubernur Sulsel Lepas 420 Peserta Mudik Gratis Andalan 1444 Hijriyah

Ia menambahkan ada beberapa hal yang perlu diantisipasi, yakni penyempitan Jalan, menyiapkan Personil sebelum masuk Lokasi dan menyiapkan kendaraan patroli.

“Dalam pengaturan lalulintas, personil kepolisian juga mengantisipasi adanya kendaraan Mogok/Rusak dengan menyiapkan Mobil Derek, bangun komunikasi dengan pihak bengkel terdekat dan kecelakaan lalulintas(lakalantas),” terangnya.

“Petugas kepolisianpun akan menyediakan mobil derek, penyiapan anggota ketika ada kejadian lakalantas dengan menyiapkan fasilitas kesehatan terdekat, serta melakukan himbauan hati-hati berkendara dan disiplin protokol kesehatan (Prokes), serta memasang rambu-rambu lalulintas tambahan,” kata Dirlantas Polda Sulsel. (*)

Share :

Baca Juga

Indonesiaku

ATSI Sesalkan Pembongkaran Menara BTS di Kabupaten Badung, Bali

Pemerintahan

Jelang Penilaian Adipura Fatmawati Bahas Budaya Bersih Bersama Seluruh Camat

Pemerintahan

Appi Matangkan Pengamanan May Day Fest 2026

Pemerintahan

Sah, Dilantik Presiden Jokowi, Andi Sudirman Gubernur Termuda di Indonesia

Pemerintahan

Indira Yusuf Ismail Sebut Soft Skill dan Hard Skill Kunci Kesuksesan Pemuda di Era Digital

Indonesiaku

Skuat Garuda Muda di Piala Dunia U-17, Ada Tiga Pemain Keturunan, Siapa Saja?

Pemerintahan

TVOne Apresiasi Danny Pomanto, Sukses Antar Makassar Jadi Kota Sehat ASIA Tenggara 2024

Pemerintahan

Semarak 17 Agustus, Anjungan Pantai Losari Akan Diselimuti Bendera Merah Putih