Home / Pendidikan

Rabu, 22 April 2026 11:47- WIB

Poltekpar Makassar Perkuat Tata Kelola Desa Wisata Berbasis Masyarakat di Geopark Maros–Pangkep

MAKASSAR, Merata.Net — Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dalam rangka mendukung pengembangan kawasan Geopark Maros–Pangkep.

Kegiatan ini terselenggara dengan dukungan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dan berfokus pada penguatan tata kelola desa wisata berbasis masyarakat dan lingkungan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan survei lapangan dan persiapan pada 17 April 2026. Selanjutnya, pada 18 April 2026 kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Balleangin, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep dengan tema “Tata Kelola Kawasan Wisata Geopark untuk Pengelolaan Desa Wisata Ekowisata dan Community-Based Tourism (CBT)”.

Kegiatan kemudian dilanjutkan pada 19 April 2026 di Desa Tunikamaseang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros dengan tema “Pengelolaan Potensi Alam dan Budaya Desa dalam Mendukung Desa Wisata Ramah Lingkungan”.

Sebanyak 70 peserta terlibat dalam kegiatan ini, dengan masing-masing lokasi diikuti oleh 35 peserta yang mayoritas merupakan perempuan, ibu rumah tangga, serta pemuda penggerak Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Baca Juga  Poltekpar Makassar Gelar PKM di Kampung Sawundarek, Raja Ampat

Keterlibatan masyarakat lokal menjadi fokus utama dalam mendorong pengelolaan destinasi wisata yang partisipatif dan berkelanjutan.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari internal Poltekpar Makassar, yakni Dr. Windra Aini, MM; Muh. Rusdi, M.Hum; Mukarramah Machmud, M.Pd; dan Rani Dian Aryani Rasyid, MM. Selain itu, turut hadir narasumber eksternal, yaitu Muliati, SE., MM selaku Kepala Kelurahan Balleangin dan Hasrul, SE., MM selaku Sekretaris Desa Tunikamaseang.

Sekretaris P3M Poltekpar Makassar, Dr. Muh. Yahya, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan destinasi wisata berbasis ekowisata.

“Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam tata kelola desa wisata yang mengedepankan prinsip partisipasi aktif dan keberlanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala P3M Poltekpar Makassar, Prof. Ilham Junaid, Ph.D, yang mewakili Direktur Poltekpar Makassar, menegaskan pentingnya pengembangan Geopark sebagai ruang kolaboratif.

Baca Juga  Direktur Poltekpar Makassar Tutup Rangkaian Kegiatan Dies Natalies ke-33

“Geopark Maros–Pangkep tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai ruang edukasi, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat lokal menuju keberlanjutan,” tegasnya.

Turut hadir perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangkep yang menyampaikan apresiasi atas konsistensi Poltekpar Makassar dalam melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut juga ditegaskan bahwa masyarakat merupakan kekuatan utama dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah.

Sebagai luaran kegiatan, peserta memperoleh peningkatan pengetahuan dan wawasan terkait pengelolaan desa wisata, serta dukungan berupa media promosi seperti topi dan baju bertema Geopark Maros–Pangkep.

Selain itu, dilakukan pula pemasangan papan informasi di masing-masing lokasi sebagai sarana edukasi bagi masyarakat dan wisatawan.

Melalui kegiatan ini, Poltekpar Makassar menegaskan perannya dalam mendorong sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam pengembangan pariwisata berbasis ilmu pengetahuan, kearifan lokal, dan prinsip keberlanjutan.

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Guru Besar UNM 10 tahun Menanti Akhirnya Raih Gelar Profesor

Pendidikan

Monash University, Indonesia Tawarkan Kualitas Studi Magister yang Menjadi Gerbang Bagi Penerima Beasiswa LPDP

Pendidikan

Atlet Pencak Silat SD Islam Athirah 2 Raih Juara 2 Makassar Championship IV

Pendidikan

Tahun 2021, Universitas Sawerigading Kukuhkan 304 Wisudawan

Pendidikan

Kolaborasi Dunia Pendidikan, PHI Grup dan YPI Mega Rezky Teken MoU Pengembangan SDM Kreatif

Pendidikan

Menuju Zero Waste 2029, Pegadaian dan Pemkot Makassar Gencarkan Bank Sampah

Pendidikan

Temu Pendidik Nusantara Gelar Cerdas Cermat di Makassar

Pendidikan

Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia Resmikan Aussie Banget Corner di Universitas Sebelas Maret