Home / Indonesiaku / Pemerintahan

Sabtu, 1 April 2023 19:12- WIB

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono Didampingi Wali Kota Makassar Lepas Satgas Pamtas Papua di Makassar

Makassar, Merata.Net – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mendampingi Panglima TNI Laksamana Yudo Margono melepas keberangkatan Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Provinsi Papua dan Papua Barat Yonif 721/Makassau dan Yonif 623/Bhakti Wira Utama di Makassar, Jumat, (31/03/2023).

Danny Pomanto sapaan akrab Ramdhan Pomanto bersama-sama Panglima dan Pangdam XIV Hasanuddin Mayor Jenderal TNI Totok Imam Santoso mengikuti upacara Riksiapops pemberangkatan satgas hingga selesai.

Acara dimulai sekira pukul 10.00 WITA dan berakhir sekira 11.30 WITA. 

Danny Pomanto juga memberikan ucapan selamat dan berfoto bersama panglima usai upacara.

Dalam arahannya, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengatakan daerah operasi di Papua secara dejure dan defacto adalah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari NKRI. 

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono melepas keberangkatan Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Provinsi Papua dan Papua Barat Yonif 721/Makassau dan Yonif 623/Bhakti Wira Utama di Makassar. FOTO/Puspen TNI

Ia katakan secara umum kondisi Papua relatif kondusif namun di beberapa wilayah masih terjadi gangguan keamanan oleh kelompok bersenjata.

Baca Juga  Wali Kota Makassar Cek Kesiapan Pemilihan RT/RW di Kecamatan Rappocini

Maka dari itu, tekan dia, diperlukan kehadiran TNI guna mendukung upaya pemerintah dalam percepatan pembangunan di Papua.

Panglima melanjutkan, melaksanakan tugas operasi merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan prajurit. Maka dari itu laksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya.

Para prajurit TNI akan melaksanakan operasi selama 12 bulan lamanya atau satu tahun. 

“Saya yakin kalian mampu melaksanakan amanah besar ini dengan baik,” ucap Panglima TNI Laksamana Yudo Margono di hadapan Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Provinsi Papua dan Papua Barat Yonif 721/Makassau dan Yonif 623/Bhakti Wira Utama.

Di samping itu, dia menekankan beberapa hal sebagai pedoman bertugas. Seperti, menjaga dan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME agar setiap melangkah dalam tugas selalu dalam perlindungan.

Baca Juga  UPT Museum Makassar Gencar Gelar Museum Keliling, Terbaru di SD Inpres Mariso 3

Dan patut dipahami bahwa tidak ada daerah operasi yang aman 100 persen sehingga selalu waspada dalam menjalankan tugas.

Selain itu, Panglima menekankan, jangan ada pelanggaran sekecil apapun selama penugasan. “Jaga nama baik pribadi, satuan, dan nama baik TNI,” pesannya.

Di samping itu, dia berharap seluruh prajurit terus membangun jiwa korsa dan kebersamaan antarprajurit, jalin komunikasi yang baik sehingga setiap permasalahan dapat diselesaikan dengan tepat.

“Berikanlah perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat dari segala potensi gangguan keamanan,” harapnya. 

Diketahui ratusan prajurit TNI akan diberangkatkan esok hari menggunakan KRI Tanjung Kambani melalui Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar.

Usai memimpin upacara, Panglima TNI menyerahkan ratusan bingkisan sembako kepada kaum dhuafa, anak yatim, tukang becak dan penderita stunting. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Makassar Siap Jadi Contoh Ketahanan Perkotaan di Asia melalui Proyek ARC oleh USAID

Pemerintahan

PKK Sulsel Pamerkan Produk Olahan Pisang, Peluang Bisnis yang Menjanjikan

Pemerintahan

Pemkot Makassar dan Bakamla RI Jalin Kerja Sama, Danny Pomanto Mengaku Bangga

Indonesiaku

Dilanda El Nino, Petani di Bone Kaget, Hasil Panen Capai 7,3 Ton Per Hektare

Pemerintahan

Meski Gagal Tender, Pemprov Sulsel Pastikan Pembangunan Mattoanging Tetap Lanjut

Pemerintahan

Gubernur Sulsel Sampaikan Progres Preservasi Jalan Tun Abdul Razak Gowa

Pemerintahan

Hadiri HUT GWS, Ini Harapan Ketua TP PKK Kota Makassar

Indonesiaku

Kasus Kriminalisasi UU ITE Dosen Ramsiah Dihentikan, Segera Revisi UU ITE Cabut Pasal Karet