Home / Pendidikan

Minggu, 5 November 2023 08:50- WIB

Meningkatkan Kemampuan Mengajar, Guru SD Islam Athirah Racing Centre Ikuti ‘Mari Mengajar Kreatif’ di Ganara Art

MAKASSAR, Merata.Net – Guru SD Islam Athirah Racing Centre mengikuti kegiatan Mari Mengajar Kreatif Ganara Art.

Kegiatan ini diselenggarakan di Ganara Art, Nipah Park Makassar, Sabtu (4/10/2023). Peserta kegiatan ini berasal dari beberapa sekolah tingkat SD se-Kota Makassar.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan dalam mengajar dengan kreatif. Selain itu, para peserta bisa mempraktekkan langsung pembuatan barang tembikar atau Pottery Hand Built.

Kegiatan dengan berkarya, diskusi materi dan refleksi menjadi jalannya kegiatan tersebut.

Kegiatan ini dibuka dengan pengenalan beberapa kegiatan di Ganara Art dan Critical Thinking (berfikir kritis).

Selanjutnya, peserta membuat sketsa dan menggambar objek yang disediakan di setiap kelompok. Kemudian, para peserta diarahkan untuk menjelaskan makna dari hasil gambaran mereka dan langkah-langkah menggambar.

Baca Juga  Unibos Gelar Wisuda PPG Guru Tertentu Tahap II 2024

Hasil gambaran tersebut menghasilkan gambar yang berbeda. Nuranisa Fajriani, S.H., salah satu peserta dari SD Islam Athirah Racing Centre mengungkapkan bahwa kegiatan menggambar jika dikaitkan dengan pendapat, maka tidak ada pendapat yang bisa disalahkan.

“Belajar dari menggambar di sisi yang berbeda. Jika dikaitkan dengan pendapat, maka jika gambaran kita adalah pendapat, maka bisa dikatakan bahwa pendapat setiap orang itu belum tentu salah. Karena, sudut pandang kita juga berbeda. Itulah yang terjadi di kehidupan sehari-hari khususnya, di dunia ajar mengajar. Setiap orang memiliki kemampuan dan cara masing-masing, begitupun dengan siswa,” ujarnya.

Acara inti dari kegiatan ini yaitu bagaimana peserta bisa menyusun modul ajar yang kreatif untuk disajikan ke siswa. Mulai dari eksplorasi, perencanaan, eksekusi, komunikasi, dan refleksi.

Baca Juga  Peduli Ramadan, Siswa SMA Islam Athirah Bukit Baruga Salurkan 107 Paket Sembako

Para peserta diarahkan untuk menyusun modul ajar di luar dari pembelajaran seni budaya dan seni rupa. Sebanyak enam kelompok, terciptalah enam modul ajar yang beragam. Baik modul ajar untuk pelajaran IPA, Matematika, dan PPKn/Pancasila.

Selama kegiatan ini berlangsung, begitu antusias peserta mempersentasikan hasil diskusi mereka. Ada yang menggunakan metode bermain ular tangga, penggunaan kertas origami, menggambar, dan kertas berwarna.

Menutup persentasi setiap kelompok, Manajer Ganara Art Makassar, Achmad Teguh Saputro Z menyampaikan tujuan dari komunikasi kreatif.

“Komunikas kreatif yang aktif itu untuk bagaimana kita bisa memberikan media ajar yang terbaik untuk anak-anak. Bagaimana kita membekali si anak, agar dapat hidup tenang dengan sistem yang ada,” ujarnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

ITB Nobel Indonesia Kukuhkan 277 Wisudawan Program Pascasarjana

Pendidikan

Tiga Program Studi Kalla Institute Raih Akreditasi Baik dari Asesor BAN PT

Pendidikan

Mahasiswa Prodi Perjalanan Wisata Poltekpar Makassar Promosikan Wisata Kebun di Gowa

Pendidikan

Poltekpar Makassar Jalin MoU dengan International University of Tourism and Hospitality (IUTH) Kazakhstan

Pemerintahan

Pemprov Sulsel Bangun Sekolah Vokasi Budidaya Pisang di Bone

Pendidikan

Rektor UNY Terima Kunjungan Prodi BK STKIP Andi Matappa Pangkep

Pendidikan

Perayaan 12 Tahun MECnesia, Berangkatkan Umroh Karyawan Terbaik dan Target Tambah 100 Titik Kursus Baru

Pendidikan

Rekomendasi Rangkaian Kegiatan Liburan Akhir Tahun bagi Pelajar yang Mencita-citakan Kuliah di Universitas Kelas Dunia