Home / Indonesiaku / Komunitas

Minggu, 13 Maret 2022 07:42- WIB

Konflik Mahasiswa UINAM Hingga Libatkan Warga : Pemuda Romang Polong “Ini Penyakit”

Gowa, Merata.Net – Baru-baru ini telah beredar isu terkait peristiwa pertikaian antara mahasiswa di Kampus UIN Alauddin Makassar, dan membuat respon tokoh pemuda Romang Polong, Sabtu, (12/03/22).

Peristiwa-peristiwa tersebut dikabarkan bahwa rata-rata bermula dari antar mahasiswa yang saling cekcok. Dari permasalahan tersebut melibatkan kubu antar mahasiswa dan parahnya lagi bahkan melibatkan warga hingga terjadi peristiwa saling serang di luar kampus hingga menjalar ke sekretariat yang juga di area pemukiman warga.

Peristiwa tersebut bukanlah pertama kalinya terjadi. Sangat disayangkan apa apabila masalah ini tidak ditindaki. Karangtaruna Romang Polong mengatakan Ini sudah menjadi penyakit, jangan ada pembiaran.

Muh. Lutfi selaku Wakil Ketua Karangtaruna Romang Polong mengatakan bahwa, dari dulu penduduk Romang Polong, Samata dan sekitarnya hidup damai-damai saja.

Baca Juga  Binda Sulsel Gelar Vaksinasi Booster di Rutan Kelas II B Masamba

“Namun, semenjak adanya UIN Alauddin Makassar, kondisi sosial berubah pesat. Nah, dari adanya pertikaian antar mahasiswa tersebut hingga melibatkan warga inilah yang merubah cara pandang masyarakat. Bahwa kehadiran kampus seharusnya membawa perubahan bukan justru terjerembab ke dalam konflik-konflik yang justru membahayakan hidup orang banyak. Kebiasaan ini sudah menjadi penyakit,” Ujar Muh Lutfi

Dari beberapa masalah yang terjadi, pertikaian antar kelompok mahasiswa di dalam hingga merembes ke luar dan melibatkan warga tentu ini harus dipertanggungjawabkan oleh pihak-pihak terkait. Kami pemuda Romang Polong sangat tidak ingin melihat kejadian-kejadian yang kiranya dapat merusak dan mengganggu ketentraman masyarakat. Maka dari itu, kami :

  1. Mendesak Rektor UIN Alauddin Makassar agar kiranya konflik internal kampus harus secepatnya diselesaikan di internal. Jangan biarkan merembes ke luar.
  2. Meminta kepada Polres Gowa untuk menindaki konflik antar mahasiswa di luar kampus yang diduga melibatkan warga.
  3. Menghimbau kepada seluruh masyarakat Romang Poling Samata dan sekitarnya, untuk tidak terprovokasi dengan isu-isu yang berkembang. Dikarenakan masalah kelompok mahasiswa seharusnya diselesaikan di lingkup kampus saja.
Baca Juga  Pegolf Sulsel Bersatu Menggalang Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Sumatera

Kami Pemuda Romang Polong akan mengawal desakan ini, dan berharap beberapa permasalahan yang ada untuk segera diselesaikan. Juga kami akan membuka ruang diskusi dengan melibatkan mahasiswa, birokrasi, masyarakat, hingga pemerintah setempat untuk membahas terkait kemitraan bersama demi keamanan dan kedamaian dalam menjalani aktifitas. (*)

Share :

Baca Juga

Indonesiaku

Australia dan Indonesia Perluas Kerja Sama dalam Manajemen Risiko Bencana

Komunitas

Full Support Kalla Toyota, TOC Celebes Sukses Mengadakan Touring dan Kopdar Assik 4

Indonesiaku

Marak Mafia Tanah, Serdadu Om Bethel Law Investigation Mengadu ke Dewan

Hiburan

Panitia Kejurnas Wisata Rally Sulsel Temui Sekjend IMI, Ahmad Syahroni : Gas Poll

Indonesiaku

Dirlantas Polda Sulsel Berikan Penghargaan kepada 9 Pos PAM Operasi Ketupat Pallawa 2022

Indonesiaku

Derita Buaya Berkalung Ban di Palu Berakhir Setelah 6 Tahun

Indonesiaku

“Kan Mau Ramadan” ACT Ajak Masyarakat Jadikan Sedekah Sebagai Habits

Komunitas

Danny Pomanto Harap Pandawa Patingalloang Ikut Berperan Terhadap Pembangunan Kota Makassar