Home / Komunitas / Pemerintahan

Senin, 10 Juni 2024 09:51- WIB

Indira Yusuf Ismail Ajak PPDI Wujudkan Pendidikan Inklusif Berkualitas dan Kreatif di Kota Makassar

MAKASSAR, Merata.Net – Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail mengajak Komunitas Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Sulawesi Selatan mewujudkan pendidikan inklusif berkualitas bagi anak disabilitas Kota Makassar.

Hal itu sejalan dengan Visi Misi Pemerintah yang telah menjadikan Kota Makassar sebagai salah satu kota inklusif yang ramah terhadap masyarakat umum juga bagi kaum disabilitas.

Dorongan itu disampaikan Indira saat dirinya menerima Audiensi Komunitas PPDI Sulawesi Selatan di Kediamannya, Jalan Amirullah, Minggu malam (9/06/2024).

Diketahui, Kedatangan PPDI Sulsel bertujuan untuk mengundang Indira pada acara reuni mereka pada akhir bulan Juni mendatang.

Indira pun menyambut baik undangan itu. Dia lantas menyarankan agar reuni tersebut bisa sekaligus menjadi tempat untuk berdiskusi dan menghasilkan solusi yang baik terhadap pengembangan skill anak-anak disabilitas.

Baca Juga  Lewat Syawalan, Appi Ajak Muhammadiyah Ambil Peran Strategis Bangun Makassar

Indira sebaagai Bunda PAUD menaruh perhatian besar terhadap pendidikan anak-anak di Kota Makassar. termasuk anak disabilitas dan berkebutuhan khusus.

Dia mencontohkan, seperti melibatkan anak-anak disabilitas di setiap kegiatan sebagai bentuk pembinaan, seperti pengisi acara dan melakukan pementasan.

Tidak hanya itu, Indira juga mendorong peningkatan kualitas pendidikan anak disabilitas di Kota Makassar. Indira meminta kepada Pengurus PPID Sulsel untuk kreatif dalam meningkatkan skill anak-anak disabilitas.

“Kita motivasi, bahwa anak-anak disabilitas ini, mereka juga punya kemampuan,” ujar Indira.

Jangka panjangnya, Indira berharap anak-anak disabilitas di Kota Makassar tidak membatasi diri dalam mengembangkan diri.

Baca Juga  TP PKK Kota Makassar Jadi Magnet Studi Tiru,  Sepanjang 2024 terima 9 Kunjungan dari Berbagai Daerah

Bagi Indira, wujud Makassar Kota Inklusif juga adalah dimana anak-anak disabilitas juga bisa menghasilkan produk sebagai karya mereka.

Diapun mencontohkan bagaimana anak-anak disabilitas di Singapura bisa menghasilkan produk bernilai ekonomi yang berkualitas.

“Contoh produk siswa di Singapura yang diharapkan bisa menginspirasi, mereka bikin tumbler, bikin buku, sarung bantal, dan lain-lain. Sederhana saja tapi berkualitas,” contohnya.

Begitu semangatnya, Indira juga menawarkan diri untuk bisa mengungjungi sekolah disabilitas binaan pengurus PPDI Sulsel yang ada di Kota Makassar.

Tidak lupa dirinya memacu semangat pengurus PPDI untuk terus bekerja dengan ikhlas. Sebagai bentuk legacy yang akan diwariskan untuk generasi masa depan.(*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Reses Kedua, Cicu Sambangi Warga Bonto Makkio Rappocini

Pemerintahan

Agar Vaksin Tidak Terbuang Percuma, Dinkes Makassar Terapkan Sistem Multidose

Pemerintahan

Musrenbang 2025: Munafri-Aliyah Fokus pada Program Prioritas Infrastruktur di Pulau

Pemerintahan

Wakil Presiden Terpilih 2024, Gibran Turut Foto Bersama Peserta Karnaval Kota Makassar

Indonesiaku

Siapkan Anggaran Untuk Pemindahan Lokasi Sekolah, Disdik Sulsel : Perhatian Plt Gubernur untuk Keselamatan Siswa

Pemerintahan

Hujan Guyur Makassar, Dinas PU Kerahkan 40 Satgas Tangani Genangan di Titik Kritis

Pemerintahan

Jalan Sehat HUT Kota Makassar Dihadiri Puluhan Ribu Warga

Pemerintahan

Gubernur Sulsel Minta Proyek KA Tak Tersendat Pasca OTT KPK