Home / Bisnis

Jumat, 31 Mei 2024 16:13- WIB

Hingga April 2024 PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Branch Makassar Torehkan Capaian Positif

MAKASSAR, Merata.Net – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, terus menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan pelayanan kepada para pengguna jasa pelabuhan.

Sebagai bagian dari upaya ini, SPMT mengawal denyut nadi logistik operasional di pelabuhan nonpetikemas di Indonesia, termasuk di Branch Makassar mencatat kinerja positif hasil dari transformasi pelabuhan.

Branch Manager SPMT Branch Makassar Chairil Anwar menjelaskan, SPMT Branch Makassar melakukan proses transformasi dan standarisasi operasional serta komersial yang mengacu pada enam pilar utama, yakni Proses Bisnis, SDM, Teknologi, Peralatan, Infrastruktur, dan HSSE.

“Salah satu bukti nyata dari transformasi ini adalah implementasi sistem operasi pelabuhan nonpetikemas terintegrasi, PTOS-M (Pelindo Terminal Operating System Multipurpose), di Pelabuhan Makassar yang sudah diterapkan sejak Agustus 2023. Implementasi PTOS-M menunjukkan capaian kinerja yang positif signifikan selama kuartal pertama 2024,” terang Chairil pada Kamis (30/5/2024).

Lebih lanjut Chairil memaparkan, transformasi melalui PTOS-M ini berdampak positif pada peningkatan produktivitas Ton/Ship/Day (T/S/D) serta penurunan port stay dan cargo stay yang signifikan di Pelabuhan Makassar.

Baca Juga  Telkomsel Berikan Jaringan Berkualitas pada Event Internasional Women20 di Likupang Sulawesi Utara

“Branch Makassar mencatat hingga April 2024 terjadi peningkatan produktivitas bongkar muat General Cargo dari sebelumnya 430 T/S/D (ton/ship/day) hingga April 2023, naik 43,92% menjadi 1.409 T/S/D secara year on year (yoy) hingga April 2024. Hal yang sama juga tercatat pada produktivitas curah kering yang meningkat 20% dari 2.972 T/S/D menjadi 3.566 T/S/D dan porduktivitas bongkar muat curah cair meningkat 28,5% dari 1.101 T/S/D menjadi 1.445 T/S/D pada periode yang sama,” tutur Chairil.

Pada tahun 2024, realisasi bongkar muat barang hingga April 2024 mencapai 1.057.858 Ton/M3, 1,37 persen di atas target yang ditetapkan hingga April 2024 sebesar 1.043.585 Ton/M3. Trafik bongkar muat general & bag cargo hingga April 2024 mencapai 377.326 Ton/M3.

Realisasi bongkar muat curah cair hingga April 2024 sebesar 19.546 ton, tumbuh 10% dari realisasi periode yang sama tahun 2023 yang sebesar 17.761 ton.

Baca Juga  OCBC NISP Raih Laba Bersih 2023 Sebesar Rp4,1 Triliun

Senada dengan bongkar muat curah kering, hingga April 2024 tumbuh 28%, dari 516.316 ton menjadi 660.986 ton.

“Proses operasional di SPMT Branch Makassar, mulai dari penimbangan truk kosong di Gate IN, melewati Gate Sederhana, pengisian muatan di area Dermaga 150, hingga penimbangan truk di Gate OUT SPTP, terpantau melalui CCTV yang telah dipasang di sepanjang area operasional. Proses ini diperbarui secara real-time melalui aplikasi PTOS-M dan didukung oleh koordinasi antara petugas Gate dan petugas Dispatcher,” beber Chairil.

Ditambahkan Sekretaris Perusahaan SPMT, Fiona Sari Utami, tujuan pelaksanaan transformasi dan standarisasi operasional di lingkungan Branch Makassar sudah tercapai meliputi, peningkatan maturity level Branch Makassar, implementasi Terminal Operating System yang terintegrasi (digitalisasi), serta standarisasi operasional berbasis planning & control.

“Dengan transformasi dan standarisasi yang terus dilakukan, SPMT optimis dapat terus meningkatkan pelayanan dan kinerja operasional pelabuhan nonpetikemas di Indonesia, memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan sektor logistik nasional,” pungkas Fiona. (*)

Share :

Baca Juga

Bisnis

Sambut Ramadan dan Idul Fitri 144H, Telkomsel Rilis Ragam Produk dan Layanan Digital Terkini

Bisnis

Bumi Karsa Raih Bronze Kategori Best Practice in Environment di Ajang CSR Outlook Award 2023

Bisnis

Karyawan Kalla Toyota Raih Top 3 Best National Service Manager General Repair di Toyota Dealer Convention 2024

Bisnis

Kalla Kars Perluas Pasar United E-Motor ke Sulawesi Utara

Bisnis

Hyundai Motors Indonesia Umumkan Fransiscus Soerjopranoto sebagai Chief Operating Officer

Bisnis

POP ICE Jangkau Jutaan Konsumen di Indonesia
Lewat Program “Saranghaeyo 7 Milyar Pulsa”

Bisnis

Mudik Lebaran 4 Kabupaten, All New Yaris Hybrid Hanya Habiskan 250 Ribu BBM

Bisnis

HILLSI Gelar Munas VIII di Surabaya