Home / Ekonomi

Senin, 28 Februari 2022 12:51- WIB

Harga LPG Nonsubsidi Naik, Segini Harganya

Jakarta, Merata.Net – Pertamina melalu Pertamina Patra Niaga, resmi melakukan penyesuaian harga LPG non subsidi mulai Minggu (27/2/2022) kemarin.

Irto Ginting selaku Pjs Corporate PT Pertamina Patra Niaga, menjelaskan bahwa penyesuaian ini dilakukan mengikuti perkembangan terkini dari industri minya dan gas.

“Tercatat, harga Contract Price Aramco (CPA) mencapai US$775/metrik ton, naik sekitar 21 persen dari harga rata-rata CPA sepanjang tahun 2021,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Baca Juga  Gojek Hadirkan Lorong Wisata Bambapuang Sebagai Destinasi Wisata Kuliner Makassar

Dengan demikian, penyesuaian harga LPG non subsidi yang berlaku saat ini sekitra Rp 15.500 per kilogram (kg) sebelumnya harganya Rp 13.500/kg.

Sementara itu Irto mengatakan untuk LPG 3 Kg, tidak ada perubahan harga yang berlaku.

“Penyesuaian harga hanya berlaku untuk LPG non subsidi seperti Bright Gas atau sekitar 6.7% dari total konsumsi LPG nasional per Januari 2022. Sementara LPG subsidi 3 Kg yang porsinya lebih dari 93% tidak mengalami perubahan harga, tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah daerah setempat,” ujarnya. (*)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Dorong Peningkatan Literasi Keuangan pada Generasi Muda, Mandiri Inhealth Gelar Kuliah Umum di Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM Yogyakarta

Bisnis

Pelanggan Melakukan Test Drive di Kalla Toyota, Malah Dapat Hadiah Smartphone

Bisnis

Jasmine Residence Bukit Baruga Kian Diminati Pasar, Beragam Promo Diberikan

Bisnis

Tingkatkan Kompetensi Tenaga Konstruksi, SIG dan Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Gelar Pelatihan di 3 Kota

Bisnis

Telkomsel Tambah Varian Paket Voucher Fisik Internet Mulai dari Rp8 Ribu

Ekonomi

Ketua Dekranasda Makassar Dukung APINDO Sulsel Perluas Pasar Melalui Sentra UMKM

Bisnis

Dapatkan Hadiah Langsung Voucher Belanja 3 Juta Rupiah di Program Spectacular Drive and Win Kalla Toyota

Bisnis

Di Muslim Preneur, Erick Thohir Serukan Penguatan Ekonomi Umat di Sulsel