Home / Indonesiaku

Selasa, 18 Oktober 2022 20:58- WIB

GAM Luwu Raya Desak Polda Sulsel dan Kapolri Copot Kapolres Luwu

Luwu, Merata.Net – Komando Wilayah Gerakan Aktivis Mahasiswa Luwu Raya kembali menggelar aksi unjuk rasa di Mapolres Luwu yang berada di Jalan Merdeka Selatan No.3, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Selasa, (18/10/2022).

Dalam aksi unjuk rasa lanjutan yang dilakukan oleh Komwil GAM Luwu Raya ini mereka membawa tuntutan dan isu yaitu reformasi di tubuh internal Polres Luwu dan meminta Kapolres Luwu dicopot dari jabatannya.

Jendral Lapangan Kurniawan dalam orasi nya mengatakan dia mendesak Kapolri dan Kapolda Sul-Sel untuk mencopot Kapolres Luwu yang dinilai gagal selaku Pimpinan Polri yang mewadahi di Mapolres Luwu dalam membina anggotanya sehingga terjadi kasus Vandelisme sarang korupsi dan sarang pungli di Mapolres Luwu.

“Selaku pucuk pimpinan Polri dalam tingkatan Kabupaten AKBP Ari Sandi sebagai Kapolres Luwu, kami nilai gagal dalam melaksanakan pembinaan terhadap anggota nya sehingga berujung pada insiden vandelisme sarang korupsi dan sarang pungli di Mapolres Luwu yang berimbas pada menurun nya tingkat kepercayaan publik kepada instansi Polri ini terkhusunya di Kabupaten Luwu itu sendiri. Maka dari itu kami mendesak Kapolri dan Kapolda untuk mencopot AKBP Ari Sandi sebagaKapolres Luwu”, ujarnya dalam orasinya.

Baca Juga  Meriahkan HUT Kemerdekaan, Karyawan Aston Makassar Berlomba Turnamen Mobile Legends

Sementara itu Jendral Komando Wilayah Gerakan Aktivis Mahasiswa Luwu Raya, Apet sangat menyayangkan atas sikap daripada Kapolres Luwu AKBP Ari Sandi, yang menurutnya, surat keterangan dari RS Batara Guru Belopa dijadikan sebagai Indikator mengeluarkan statmen di media bahwa oknum Aipda HR tersebut mengalami dugaan ganguan kejiwaan.

“Mestinya harus ada langkah-langkah teknis yang harus dilakukan oleh Kapolres Luwu, salah satu nya adalah melakukan tes kejiwaan kembali terhadap Aipda HR ke RS Batara Guru, untuk memastikan beliau ini gangguan kejiwaannya apakah kemudian itu kambuh kembali, kerena pada Suket RS. Batara Guru tersebut tertanggal 16-2-2021 s/d 22-2-2021 dan Aipda HR telah keluar dari Rumah Sakit Batara Guru Belopa, ini rentang waktu yang sudah cukup lama, sudah setahun lebih dan bahkan Aipda HR ini telah aktif kembali bertugas di sebagai Polri”, Ucap Apet Jendral GAM Luwu Raya.

Baca Juga  Polres Palopo Stop Kasus Nota BBM Fiktif, GAM Luwu Raya Minta Kasus Dilanjutkan

Sebelum nya Komando Wilayah Gerakan Aktivis Mahasiswa Luwu Raya telah menggelar aksi unjuk rasa di traffic light jalan poros Bua-Belopa, dalam aksi unjuk rasa tersebut massa aksi membakar ban bekas dan menghadang mobil tronton dijadikam sebagai panggung orasi. (*)

Share :

Baca Juga

Indonesiaku

Jusuf Kalla Puji Peran PMI Bali dalam Penanganan Banjir Bandang

Indonesiaku

Binda Sulsel Sasar Warga Binaan Rutan Kelas IIB Sengkang Ikut Vaksinasi

Indonesiaku

Terus Bersinergi, TNI Polri dan Basarnas Gelar Latihan SAR Gabungan

Indonesiaku

Siaga Nataru Basarnas Turunkan 121 Personel yang Disebar di Beberapa Wilayah di Sulsel

Indonesiaku

Presiden Jokowi Kukuhkan 76 Anggota Paskibraka Tahun 2024

Indonesiaku

Polisi Berhasil Gagalkan Peredaran Narkotika Langka Jenis LSD di Makassar

Bisnis

Dorong Pemulihan UMKM di Gowa, Telkomsel Berikan CSR Alat Pengemas Vakum

Indonesiaku

Bukit Baruga Gandeng Warga Peringati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80