Home / Pemerintahan

Senin, 21 Maret 2022 17:37- WIB

Danny Tanggapi Aksi Demo Mantan Ketua RT/RW: Tidak Apa-apa yang Penting Damai

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto. Foto/Ist

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto. Foto/Ist

Makassar, Merata.Net – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menanggapi soal aksi unjuk rasa puluhan mantan Ketua RT/RW yang mendatangi Balaikota Makassar, Senin (21/3/2022).

Mereka menolak adanya Penjabat (Pj) Ketua RT/RW dan menuntut agar segera Dilakukan Pemilihan Umum (Pemilu) Raya Ketua RT/RW.

“Tidak apa-apa. Cocok mi tawwa. Orang curhat mesti demo yang penting damai. Tidak masalah. Silahkan,” ucap Danny saat ditemui di Hotel Aryaduta, Senin, (21/3/2022).

Danny mengatakan, aksi demo penolakan Pj RT/RW adalah hal biasa. Hanya segelintir yang tidak menerima Pj.

“Ada 6000 RT/RW setuju. Masa kita mau ikut yang puluhan. Kalau mau demo silahkan. Nanti yang baik-baik karena kalau dia demonya tidak damai, bisa-bisa tidak damai juga. Demo saja yang penting damai,” katanya.

Baca Juga  ITB Nobel dan Pemkot Makassar Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan

Terkait anggapan yang menyatakan bahwa SK pengangkatan Pj RT/RW dianggap tidak sesuai dengan Perda.

Wali Kota Danny menegaskan, Pemkot Makassar tidak mungkin melanggar aturan yang dibuat sendiri.

“Siapa bilang?. Menurut dia?. Memangnya kita ini pemerintah suka melanggar pemerintah sendiri. Kita yang bikin, mana yang lebih tahu dia atau saya?. Masa kita yang bikin untuk dilanggar. Tidak mungkinlah. Jangan membawa RT/RW ini politik,” tegasnya.

Diketahui sebelumnya, masa jabatan Ketua RT/RW berakhir pada 23 Maret. Namun Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mempercepat akhir masa jabatanya dengan mengeluarkan SK penunjukkan Penjabat (Pj) Ketu RT/RW.

Baca Juga  Kominfo Buka Akses Lima PSE Termasuk PayPal dan Dota

Wali Kota Danny berdalih, Perwali Ketua RT/RW yang lama sudah ekspayer atau tidak berlaku lagi per 2 Maret 2022, sehingga Danny membuat Perwali pengangkatan Pj untuk mengisi kekosongan.

“SK Ketua RT/RW (yang lama) itu tanggal 23 berakhir, di Perwali tanggal 2 Maret baru berakhir itu SKnya mereka. Nah saya perintahkan Camat untuk merespon itu. Tolong kasi tahu Pj April baru dia terima insentifnya. Karena kenyataanya memang SK tanggal 23 berakhirnya. Mudah-mudahan mereka (Pj) mau kasikan insentifnya yang lama bulan ini yang sudah berakhir,” katanya. (Jen)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Pjs Wali Kota Arwin Azis Dukung Penelitian Unhan Mengenai MNP Hub Pembangunan Nasional KTI

Pemerintahan

Wawali Aliyah: Perlindungan Sosial Pekerja Rentan Jadi Prioritas Pemkot Makassar

Pemerintahan

Posyandu Panampu Dapat Sorotan Positif dari Melinda Aksa

Pemerintahan

Wali Kota Danny Sematkan Tanda Kehormatan Presiden RI kepada 12 PNS Pemkot Makassar

Pemerintahan

Pj Gubernur dan Forkopimda Sulsel Lakukan Pemantauan, Pastikan Perayaan Natal Berjalan Lancar

Pemerintahan

Sentuh Hati Ribuan Lansia, Munafri Bersama Ketua TP PKK Ajak Hidup Sehat

Pemerintahan

Munafri Gaungkan Moderasi Beragama di Peresmian Gereja Katedral Makassar

Pemerintahan

Di PKM Barabaraya, Wawali Fatma Monitoring Penanganan Stunting