Home / Pemerintahan

Rabu, 24 April 2024 08:50- WIB

Danny Pomanto Apresiasi Kegiatan Pembelajaran Operasi SAR: Basarnas Garda Terdepan Tanggap Bencana

MAKASSAR, Merata.Net – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menghadiri pembelajaran Pelaksanaan Operasi Pencarian dan Pertolongan pada Tanggap Darurat Bencana dan Kondisi Membahayakan Manusia di Tingkat Nasional dan Internasional Badan SAR Nasional (Basarnas) Indonesia yang diselenggarakan di Hotel Claro Makassar, Selasa (23/4/2024).

Turut dihadiri Deputi Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Setkab Purnomo Sucipto, kegiatan ini diikuti perwakilan dari 43 kantor pencarian dan pertolongan Balai Pelatihan SDM Pencarian dan Pertolongan Basarnas.

Berlangsung selama tiga hari, 23-25 April 2024, kegiatan ini menghadirkan narasumber Dwinanto Herlambang dari Kementrian ESDM, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Hartanto Sanjaya, Kementrian Luar Negeri Fajar Nuradi.

Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Ma’fud Salayunlayl dan Marrysa Nurina. Adapula dari BNPB Yustam, dan Dosen Universitas Indonesia Satria Indratmoko.

Baca Juga  Gelaran FIFA World Cup U-17 2023 Berlangsung Sukses, Erick Thohir: Fokus untuk Piala Dunia U-20 2025

Kata Danny Pomanto, Basarnas adalah lembaga pemerintah non-kementrian yang menjadi garda terdepan di setiap terjadi, baik itu, bencana alam, kecelakaan, maupun insiden lainnya.

“Bencana tidak mengenal waktu, dan Basarnas selalu ada di situ. Di laut, darat, udara, di dalam gurun, dalam goa selalu ada Basarnas memberi pertolongan,” kata Danny Pomanto memuji.

Pemerintah Kota Makassar, kata Danny Pomanto terus melakukan mitigasi bencana sebagai upaya meminimalisir atau mengurangi resiko bencana. Apalagi di waktu-waktu cuaca buruk berpotensi terjadi bencana banjir.

“Desember itu bulan-bulan menegangkan karena biasa banjir, dan saya selalu wajibkan semua OPD memantau radar cuaca,” tuturnya.

Dengan begitu pemerintah kota dapat melakukan mitigasi jika sewaktu-waktu ada potensi terjadi banjir akibat intensitas hujan yang cukup tinggi dan pasang air laut. Paling tidak, ada imbauan dari pemerintah kota kepada masyarakat untuk tetap waspada.

Baca Juga  Tinjau Longwis Hamburg, Wawali Fatma Puji Kualitas Produk UKM

Apalagi pihaknya bisa mengetahui kondisi cuaca atau potensi terjadinya bencana melalui aplikasi yang selama ini ia gunakan. Sama seperti aplikasi atau radar cuaca yang digunakan pilot.

“Bencana itu ada rumusnya, ada codingnya. Kalau banjir itu jelas sekali, curah hujan, pasang air laut, dan drainase tersumbat,” ucapn Danny Pomanto.

Katanya, untuk curah hujan dan pasang air laut bisa dipantau lewat aplikasi radar cuaca. Namun untuk drainase tersumbat selain menjadi tugas pemerintah juga menjadi kewajiban masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan drainase, paling tidak di lingkungan sekitarnya.

“Mitigasi bencana itu sudah kita lakukan dengan baik dan kami juga mengucapkan terima kasih kepada Basarnas,” tutupnya. (*)

Share :

Baca Juga

Indonesiaku

Kepincut Jajaki Proyek PLTSa, Pemkot Makassar Digoda 106 Investor

Pemerintahan

Dinas Pertanahan Makassar Verifikasi 180 Lahan Sekolah, Kadis: Langkah Antisipatif dan Upaya Pencegahan Kami

Pemerintahan

Gubernur Andi Sudirman Terharu dengan Pembangunan Toraja

Pemerintahan

Kepala Bappeda Makassar Andi Zulkifli Ajak Masyarakat Jaga Fasum

Pemerintahan

Ketua PKK Tallo Bantu Warga Korban Kebakaran

Pemerintahan

Mentan Syahrul Ajak Pegawai Tumbuhkan Persaudaraan yang Erat Antar Umat Beragama.

Pemerintahan

Polemik W Superclub di Makassar, Danny Pomanto: Perizinan Bukan Otoritas Pemkot Makassar

Pemerintahan

Pemprov Sulsel Beri Bantuan Hibah ke Sejumlah Sarana Ibadah