Home / Pemerintahan

Senin, 6 Mei 2024 21:44- WIB

BNPB Bantu Dua Helikopter dan Satu Pesawat Karavan untuk Salurkan Logistik dan Evakuasi Korban Bencana di Sulsel

MAKASSAR, Merata.Net – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan tiga unit alat transportasi udara untuk membantu menyalurkan bantuan ke daerah terisolir yang terdampak bencana di Sulsel, termasuk di Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Letjen TNI Suharyanto, mengatakan, bencana banjir dan longsor di beberapa daerah di Sulsel menyebabkan kerusakan infrastruktur. Termasuk adanya jalur darat yang putus, sehingga digunakan jalur udara.

“Untuk tanggap darurat, BNPB bekerjasama TNI-Polri, Pemerintah Provinsi untuk memastikan distribusi logistik betul-betul  tersalur masyarakat terdampak,” kata Suharyanto pada Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Bencana di Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2024, di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Senin, 6 Mei 2024.

Baca Juga  SMEP PKK Kecamatan Tamalanrea, Indira Yusuf Ismail Harap Perbaikan Pelaporan

“Kita gunakan jalur udara, ada helikopter dari TNI AU yang sudah dikerahkan, ada  dari Polda. BNPB per hari ini menambah dua helikopter, dan satu pesawat karavan. Semuanya difokuskan membawa logistik untuk melayani masyarakat yang terdampak dan sarana angkut itu digunakan untuk evakuasi,” jelasnya.

Sementara itu, Pj Sekda Sulsel, Andi Muhammad Arsjad, mengatakan, Sulsel sangat terbantu dengan adanya dukungan bantuan dari BNPB.

Baca Juga  Tim LAZ Hadji Kalla Berikan Bantuan Logistik Bagi Korban Banjir Bandang Sulsel

“Insya Allah apa yang menjadi kebutuhan kita terutama untuk pengangkutan logistik ke beberapa daerah yang masih terisolir, melalui heli, dibantu (BNPB). Ini tentu akan sangat membantu kita dalam proses penyaluran logistik, termasuk evakuasi kepada para korban,” katanya.

Diketahui, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), menetapkan status tanggap darurat bencana setelah terjadi bencana alam tanah longsor dan banjir di beberapa kabupaten. Hingga kini, dilaporkan ada 13 orang yang meninggal dunia. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Fatmawati Rusdi Tinjau Kawasan Rawan Banjir di Manggala

Indonesiaku

Kemkes RI Pastikan Satu Warga Negara Indonesia Terkonfirmasi Kena Cacar Monyet

Pemerintahan

Danny Pomanto Tuntaskan Masalah Anak Putus Sekolah Lewat Lorong Wisata

Pemerintahan

Dinkes Kota Makassar lakukan penguatan jejaring kepada Petugas Surveilans

Pemerintahan

Abdul Hayat Lantik Pejabat Fungsional Ahli Utama Lingkup Pemprov Sulsel

Pemerintahan

Inovasi Terbaru PDAM Makassar, Bayar Langsung Nyambung

Pemerintahan

Pj Gubernur Bahtiar Lepas Operasi Mantap Brata Pengamanan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024

Pemerintahan

Lorong Wisata Sejalan dengan Program Nasional