Home / Indonesiaku

Selasa, 14 Desember 2021 11:28- WIB

BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami Pasca Gempa Magnitudo 7,5 di NTT

MAKASSAR, MERATA.NET – Gempa bermagnitudo 7,5 telah mengguncang Larantuka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan itu terjadi pada pukul 10.20 WIB, Selasa (14/12/2021).

Informasi terkini, kekuatan gempa mencapai 5,6 magnitudo. Berikut dengan lokasi yang sama di barat laut Larantuka, NTT.

Belakangan, BMKG telah mencabut status potensi tsunami setelah adanya gempa tersebut. Beberapa waktu sebelumnya, ada beberapa yang daerah yang dinyatakan berstatus siaga dan waspada.

Baca Juga  Mensos Risma Dampingi Grab dan Hyundai Salurkan Alat Bantu Gerak dan Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas

BMKG menyatakan, gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami. Tetapi masyakat diimbau untuk waspada dengan potensi gempa susulan.

Sebelumnya, BMKG Wilayah VI Makassar meminta masyakarat meningkatkan kewaspadaannya. Di Sulsel, ada dua daerah yang berpotensi terdampak, yakni Bulukumba dan Selayar. Masing-masing berstatus waspada dan siaga.

Baca Juga  BMKG: Peringatan Dini Makassar Potensi Hujan Lebat Dibarengi Angin Kencang

“Peringatan dini tsunami ke-2, tolong dibantu teruskan,” imbau Kasubkoordinator Pengumpulan dan Penyebaran BMKG Wilayah VI Makassar, R. Jamroni. (Gun)

Share :

Baca Juga

Indonesiaku

Komitmen Capai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, Yayasan Kalla Tuan Rumah Peluncurkan PFI Chapter Makassar

Indonesiaku

Inilah Jadwal Operasi Patuh 2022 Korlantas Polri, Serentak Seluruh Indonesia

Indonesiaku

Pasca Gempa Cianjur
XL Axiata Percepat Pemulihan Jaringan dan Sediakan Akses Telepon Gratis

Indonesiaku

FOTO : Indahnya Balaikota Makassar di Senja Hari

Indonesiaku

Siapkan Anggaran Untuk Pemindahan Lokasi Sekolah, Disdik Sulsel : Perhatian Plt Gubernur untuk Keselamatan Siswa

Indonesiaku

Personel Ditlantas Polda Sulsel Bagi Air Bersih ke Warga yang Membutuhkan di Tamalanrea

Indonesiaku

Halodoc dan TikTok Berkolaborasi Berkampanye Edukasi Kesehatan

Indonesiaku

KLB Hepatitis Akut Misterius Serang Anak-Anak, Kemenkes: Kita Waspada