Home / Pemerintahan

Jumat, 2 Februari 2024 09:31- WIB

Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Sulsel Solid, Inflasi Terkendali

MAKASSAR, Merata.Net – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan, laju pertumbuhan ekonomi regional pada Kuartal III-2023 tertinggi kedua dicapai oleh wilayah Sulawesi sebesar 6,44 persen (yoy) dengan besaran kontribusi terhadap perekonomian nasional sebesar 7,25 persen.

“Provinsi Sulawesi Selatan mampu tumbuh 4,05 persen (yoy) ditopang oleh sektor pertambangan dan penggalian serta ekspor,” kata Airlangga dalam pertemuan dengan jajaran Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan di Kota Makassar, Kamis, (1/2/2024) malam.

Ketua Tim Pengendali Inflasi Pusat ini menilai, pertumbuhan ekonomi Sulsel solid, inflasi terkendali dan tingkat kemiskinan Sulsel 8,70 persen di bawah nasional 9,36 persen.

Adapun data dari BPS, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali mencetak rekor di awal tahun 2024 ini, dengan keberhasilan mengendalikan inflasi. Saat ini tercatat inflasi Sulsel untuk Bulan Januari 2024 mencapai 2,38 persen year on year (yoy) atau di bawah rata-rata inflasi nasional 2,57 persen.

Baca Juga  Kabel Bawah Tanah Bakal Diterapkan, Wali Kota Makassar Studi Tiru Teknologi Pembangunan di Singapura

Angka inflasi di bawah nasional kali ini merupakan pencapaian kedua Sulsel selama lima tahun terakhir. Pencapaian pertama yakni pada Bulan November 2023 lalu.

Sedangkan inflasi Januari 2023 terhadap Desember 2023 yang 0,36 persen lebih tinggi dari inflasi nasional dari Januari terhadap Desember 0,04 persen.

“Kami berharap ke depan inflasi bisa terus ditekan, tapi yang lebih penting sebagai tujuan utama adalah meninggikan pertumbuhan ekonomi,” kata Menko Airlangga.

Sebagai lumbung pangan, Sulsel memiliki peran penting dalam pencapaian target inflasi. Menko Airlangga juga mengharapkan agar Provinsi Sulawesi Selatan dapat tetap menjadi penyumbang ekonomi terbesar di wilayah Sulawesi. Sekaligus hub untuk kawasan Timur Indonesia.

Sebelumnya, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin, menyatakan, sebagai hub Indonesia Timur, pembangunan Sulawesi Selatan ke depan akan mengusung konsep Ekonomi Biru. Hal ini untuk mewujudkan Provinsi Sulawesi Selatan yang mandiri, maju, dan berkelanjutan.

Baca Juga  Pj Gubernur Bahtiar Bincang Santai dengan MUI Sulsel

Sulawesi Selatan merupakan daerah yang dinamis dan kondusif untuk pengembangan investasi. Terutama yang berkaitan dengan sektor potensial yakni kelautan-perikanan, pertanian-perkebunan, sektor peternakan dan sektor energi, yang sejalan dengan konsep sustainability (keberlanjutan), inklusifitas, serta mendukung kelestarian lingkungan sebagaimana konsep yang diusung baik oleh Blue Economy maupun Green Economy.

“Ekonomi biru menjadi isu penting belakangan ini karena lautan yang sehat menyediakan pekerjaan dan makanan, menopang pertumbuhan ekonomi, mengatur iklim, dan mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir.  Inilah yang menjadi arah ekonomi baru Sulawesi Selatan,” jelas Bahtiar. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Panin Expo 2025, Munafri Harap Jadi Pemacu Investasi Kota

Pemerintahan

Pangkas Jarak Maros- Sinjai, Pemprov Sulsel Bangun Jembatan Palattae

Indonesiaku

Kominfo Buka Akses Lima PSE Termasuk PayPal dan Dota

Pemerintahan

Hari Raya Imlek Danny Kunjungi Tiga Klenteng di Jalan Sulawesi

Pemerintahan

Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan BLT BBM di Pangkep

Pemerintahan

Pemprov Sulsel Lanjutkan Pembangunan Jalan dan Jembatan di Ruas Tanabau-Ngapaloka-Patumbukkang Selayar

Pemerintahan

Revitalisasi Sungai Tallo, Pemkot Makassar Dapat Bantuan 10 Miliar dari Pemprov Sulsel

Pemerintahan

Lantik ASN PPPK 2023, Danny Pomanto: Bekerja Profesional, Taat, dan Disiplin!