Home / Internasional / Pemerintahan

Selasa, 9 Januari 2024 15:36- WIB

500.000 Vaksin LSD dari Australia Tiba di Indonesia

Perwakilan Kedutaan Besar Australia, dalam bidang Pertanian, Dane Roberts menyerahkan secara simbolis vaksin LSD kepada Direktur Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Dr Nuryani Zainuddin.

Perwakilan Kedutaan Besar Australia, dalam bidang Pertanian, Dane Roberts menyerahkan secara simbolis vaksin LSD kepada Direktur Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Dr Nuryani Zainuddin.

JAKARTA, Merata.Net – Departemen Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Australia menyerahkan 500.000 vaksin lumpy skin disease (LSD) kepada Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Senin (8/1/2024).

 Kedatangan pengiriman vaksin terbaru ini, Australia telah memberikan totalb1 juta dosis vaksin LSD ke Indonesia selama setahun terakhir.

Hal ini membuat total kontribusi donasi Australia dari 2022 hingga 2024 menjadi 1,435 juta dosis vaksin untuk mendukung upaya Kementerian Pertanian dalam mengendalikan LSD di Indonesia.

Pejabat Otoritas Veteriner Kesehatan Hewan dan Direktur Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Dr Nuryani Zainuddin, mengatakan bahwa pengendalian LSD di Indonesia merupakan prioritas bersama.

“LSD dan penyakit mulut dan kuku merupakan ancaman biosekuriti yang signifikan,” kata Dr Nuryani.

Baca Juga  Stadion Untia Prioritas, Pemkot Makassar Siapkan Penayangan RUP Lebih Awal

“Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk terus meningkatkan kemajuan yang telah dicapai sejauh ini untuk mengendalikan wabah ini. Kami berterima kasih kepada Australia atas kerja sama biosekuriti yang berkelanjutan dengan Indonesia dan atas sumbangan vaksin terbaru ini.”

Perwakilan Kedutaan Besar Australia, dalam bidang Pertanian, Dane Roberts, mengatakan bahwa ia senang melihat vaksin yang disumbangkan oleh Australia membantu mengatasi LSD di Indonesia.

“Selama setahun terakhir, Australia telah memasok satu juta vaksin ke negara tetangga kami Indonesia – vaksin yang kini telah masuk ke dalam populasi sapi di Indonesia dan melindungi mata pencarian para peternak,” ujar Roberts.

Baca Juga  Pantau Vaksinasi Covid-19, Kapolres Palopo Ingatkan Warga Vaksin Itu Aman

Australia tetap bebas dari LSD. Mengingat perdagangan yang erat dan saling menguntungkan antara Australia dan Indonesia dalam komoditas daging sapi dan sapi hidup.

“sangat penting bagi kita untuk bekerja sama dalam memerangi tantangan biosekuriti ini di wilayah kita dan melindungi industri peternakan kita,” lanjutnya.

LSD disebarkan oleh nyamuk, lalat dan kutu yang menggigit, dan sangat berdampak pada sapi dan kerbau.

Penyakit ini memengaruhi produksi susu dan menimbulkan luka di seluruh tubuh hewan yang terinfeksi. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Pj Gubernur Bahtiar Lanjutkan Peninjauan Safari Ramadan Gerakan Pangan Murah Makassar di Tiga Titik

Pemerintahan

Fatmawati Rusdi Buka Lomba Asmaul Husna Tingkat Kecamatan se – Kota Makassar

Pemerintahan

Danny Tandatangani Kerjasama Bidang Kekayaan Intelektual Bersama Kantor kemenkumham Sulsel

Pemerintahan

Pemkot Makassar Seleksi Guru PAUD Negeri, Target Cetak Generasi Emas

Internasional

Boxing Day di Liga Inggris Terkendala Covid-19

Pemerintahan

Aplikasi Dasawisa TP PKK Kota Makassar Tuai Pujian dari Tim Penilai TP PKK Prov Sulsel

Pemerintahan

Dispar Makassar Mampu Ubah Kesan Negatif Pantai Layar Putih Makassar

Pemerintahan

Sosialisasi Perda Pengelolaan Rumah Kost, Ini Pesan Apiaty Amin Syam