Home / Hukum

Kamis, 25 Juli 2024 14:47- WIB

WALHI Sulsel Tuntut Keluarkan Moratorium dan Hentikan Eksplorasi Tambang Nikel Vale Indonesia di Blok Tanamalia

MAKASSAR, Merata.Net – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulawesi Selatan menggelar aksi langsung di depan Kantor PT Vale Indonesia di Jalan Somba Opu Kota Makassar, Rabu (25/7/2024).

Aksi ini bertujuan untuk mengkampanyekan isu penyelamatan hutan hujan dan ruang hidup masyarakat di Loeha Raya yang saat ini terancam aktivitas pertambangan nikel PT Vale Indonesia.

Dalam aksi ini, Kepala Departemen Eksternal WALHI Sulsel, Rahmat Kottir menghimbau kepada PT. Vale Indonesia untuk menghentikan eksplorasi di pegunungan Lumereo-Lengkona Kabupaten Luwu Timur, pasalnya eksplorasi yang dilakukan di tanamalia mengancam penghidupan ribuan masyarakat yang terdiri dari petani, perempuan, dan buruh tani.

Baca Juga  PSM Makassar Pulangkan Yangon United di Babak Playoff AFC CUP

“Kami menghimbau kepada PT. Vale Indonesia untuk segera menghentikan eksplorasi karena akan mengancam kehidupan petani, perempuan, dan buruh tani Loeha Raya. Dimana masyarakat Loeha Raya telah menggantungkan hidupnya dari hasil perkebunan merica”, kata Rahmat Kottir.

Lebih lanjut, Kepala Departemen Eksternal WALHI Sulsel ini juga menyampaikan bahwa ekspansi tambang nikel PT. Vale Indonesia akan mengancam eksistensi hutan hujan dan biodiversitas yang ada di pegunungan Lumereo-Lengkona Blok Tanamalia

Baca Juga  Isu Pelantikan Komisioner KPID Sulsel, KJPP: Kalau Dilantik, Gubernur Melanggar Aturan

“Ekspansi tambang nikel jelas akan mengancam eksistensi hutan hujan dan biodiversitas yang ada di dalamnya. Olehnya itu kami mendesak pemerintah untuk segera mengeluarkan moratorium terkait izin pertambangan nikel PT Vale Indonesia”, Tutupnya.

Terakhir, Rahmat juga menyampaikan bahwa saat ini Masyarakat Loeha Raya tengah menghadapi intimidasi dari para oknum kepolisian.

“Kini, warga tengah menghadapi intimidasi dari oknum aparat kepolisian dan perusahaan. Mereka mendatangi rumah-rumah warga yang tengah berjuang melindungi perkebunan mericanya”, Tutup Rahmat. (*)

Share :

Baca Juga

Hukum

Kapolres Pelabuhan Makassar: Musala Polsek Soetta Jadi Sarana Perkuat Ibadah Personel dan Warga

Hukum

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana Cek Pos Terpadu Operasi Ketupat 2025

Hukum

Korlantas Polri Sebut Pengamanan Nataru 2025 Berjalan Efektif

Hukum

Ditlantas Polda Sulsel Rilis Hasil 14 Hari Ops Patuh Pallawa 2025

Hukum

Pembungkaman Persma Catatan Kaki Makassar: KKJ Indonesia desak Rektor Unhas Patuhi MoU Dewan Pers

Hukum

Kapolda Sulsel yang Baru, Irjen Pol Rusdi Hartono Tiba di Mako Polda

Hukum

Wakapolres Enrekang, Kompol Sulkarnaen Kunjungi Mako Polsek Tertinggi di Enrekang

Hukum

Ditlantas Polda Sulsel Raih Presisi Award dari LEMKAPI atas Pengembangan ETLE Nasional