Home / Indonesiaku

Senin, 3 Oktober 2022 18:20- WIB

Tim Investigasi Polri Periksa Dirut LIB, Ketua PSSI Jatim, Panpel Arema dan 18 Anggota Polri Terkait Tragedi Kanjuruhan

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo.

Malang, Merata.Net – Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menyampaikan, pihaknya akan memeriksa sejumlah saksi terkait Tragedi Kanjuruhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Senin, 3 Oktober 2022. Pemeriksaan dilakukan untuk mengusut tragedi yang menewaskan 125 orang ini.

Tim investigasi Polri akan memeriksa Direktur PT LIB, Ketua PSSI Jatim, Ketua Panpel Arema FC, serta Kadispora Jawa Timur.

“Saksi yang diperiksa antara lain dari Dirut LIB, Ketua PSSI Jatim, kemudian ketua panitia penyelenggara dari arema, kemudian Kadispora Provinsi Jatim yang insyaallah akan dimintai keterangannya oleh penyidik hari ini,” ujar Dedi, Senin (3/10/2022).

Tidak hanya itu, Polri juga sedang memeriksa sejumlah personel kepolisian yang bertugas dalam pengamanan di stadion itu. Sejauh ini tim internal Bareskrim yang terdiri dari timsus dan Propam sudah memeriksa 18 orang mulai dari perwira dan Pamen (perwira menengah).

Baca Juga  Sebulan Jelang FIFA World Cup U-17 Indonesia, Erick Thohir: Persiapan Sudah 90 Persen

“Pemeriksaan ini untuk mengetahui siapa yang bertanggungjawab sebagai operator pemegang senjata pelontar. Ini yang sedang kami dalami terkait manager pengamanannya,” ujarnya.

Dedi menambahkan, tim Inafis dan Labfor juga terus bekerja melakukan olah TKP.

Adapun tim Labfor masih bekerja untuk mendalami dan menganalisa 32 titik CCTV di sekitar stadion. Labfor juga memeriksa dan menganalisa 6 buah HP.

“Tiga buah HP teridentifikasi milik korban dan 3 masih proses karena HP tersebut dipassword. Selain itu, tim Inafis dan Labfor nantinya setelah menganalisa CCTV, Tim DVI juga akan mengidentifikasi terkait terduga pelaku pengerukan di dalam dan luar stadion,” terangnya sembari mengatakan bahwa kerja tim investigasi diawasi eksternal dari Kompolnas.

Baca Juga  Inilah Jadwal Operasi Patuh 2022 Korlantas Polri, Serentak Seluruh Indonesia

Dedi mengatakan bahwa Inafis Polri bersama DVI juga berhasil mengidentifikasi 125 korban yang meninggal dunia. Sementara, korban luka berat ada 21 orang dan luka ringan sebanyak 304 orang. Total korban Tragedi Kanjuruhan ada 455 orang.

“Untuk data korban sampai siang ini, korban meninggal dunia sebanyak 125 orang. Luka berat sebanyak 21 orang dan luka ringan sebanyak 304 orang,” katanya.

Dedi menambahkan, tim investigas juga terus berkoordinasi dengan Menpora, Ketum PSSI, Pemprov Jatim, Forkopimda untuk mengusut tuntas kasus ini. (*)

Share :

Baca Juga

Indonesiaku

Banjir Bandang Terjadi di Soppeng, Plt Gubernur Sulsel : BPBD Provinsi Segera Bawa Bantuan

Indonesiaku

LKP Multi Edukasi Nusantara Gelar Pelatihan Sunat Modern

Indonesiaku

CEO SLV Travel: Proses Refund Sudah 40 Persen, Beri Kami Waktu

Indonesiaku

Indra Kenz Minta Maaf Binary Option Binomo Ilegal di Indonesia

Indonesiaku

KLM Darmawan Jaya Tenggelam, 4 Awak Kapal Hilang di Perairan Kayuadi

Indonesiaku

Sepanjang 2021, Kebakaran di Makassar Sebanyak 139 Kasus

Indonesiaku

Hasil RUPSLB PT Liga Indonesia Baru, Ferry Paulus Gantikan Ahmad Hadian Lukita

Indonesiaku

Gegara Makassar Banjir, Ular Sanca Sepanjang 4 Meter Masuki Halaman Rumah Warga