Home / News

Selasa, 1 September 2026 19:22- WIB

Terlibat Judi Online Mentan Amran Copot 13 Pejabat Kementan

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. (Foto: Dok. Kementan)

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. (Foto: Dok. Kementan)

JAKARTA, Merata.net – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mencopot 13 pejabat di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan) setelah mereka terbukti terlibat dalam aktivitas judi online.

Keputusan tersebut diambil setelah Kementan menerima laporan terkait dugaan pelanggaran dan melakukan penelusuran untuk memastikan kebenarannya.

“13 orang kami copot karena tidak disiplin, ikut judi online. Kami copot semua, 13 (orang),” kata Amran dalam konferensi pers di Kantor Kementan, Jakarta Selatan, Senin (31/8).

Amran menegaskan pencopotan terhadap ke-13 pejabat tersebut bersifat permanen.

Ia pun telah meminta Inspektur Jenderal Kementan Irham Waroihan dan Sekretaris Jenderal Kementan Suwandi segera menyiapkan pengganti.

Menurut Amran, seluruh pejabat yang dicopot berada pada level eselon. Keputusan pemberhentian diambil setelah proses pemeriksaan dan pengumpulan data dinyatakan selesai.

“Yang jelas pejabat, ya. 13 (orang) eselon semua, pejabat semua. Sudah ditelusuri, sudah lengkap datanya,” ujarnya.

Ia menilai keterlibatan pejabat pemerintah dalam judi online merupakan pelanggaran disiplin yang tidak dapat ditoleransi.

Selain melanggar aturan sebagai aparatur sipil negara (ASN), perilaku tersebut dinilai tidak layak menjadi contoh bagi masyarakat.

Baca Juga  Seminar Bersama Mentan SYL, HIPMI Sulsel Dorong Kaum Milenial Bertani

“Ini tidak boleh, ini melanggar, kita sebagai umat beragama, kita sebagai anak bangsa, apalagi kita PNS, kita ini pelayan, itu tidak boleh. Enggak boleh memberi contoh yang tidak baik,” kata Amran.

Amran mengungkapkan, persoalan judi online sebelumnya juga pernah ditemukan di lingkungan Kementan.

Namun, kasus yang terjadi ketika itu masih dalam skala kecil sehingga kementerian memilih memberikan pembinaan dan peringatan kepada pegawai yang terlibat.

Kendati demikian, pelanggaran serupa kembali ditemukan. Karena itu, Amran memutuskan memberikan sanksi lebih tegas dengan mencopot 13 pejabat tersebut secara permanen.

“Dulu pernah ada kecil-kecil (kejadian yang sama), kami beri peringatan. Kami mencoba pembinaan, memberi peringatan. Ternyata berulang. Lebih baik ini diberhentikan, dicopot sekalian,” ujarnya.

Amran juga memperingatkan pegawai Kementan lainnya agar tidak mengulangi pelanggaran serupa.

Ia menyebut sanksi pemberhentian tetap terbuka jika kasus yang sama kembali ditemukan setelah melalui proses penelusuran.

Baca Juga  Masuk Toilet Tak Kunjung Keluar, Pria di Makassar Ditemukan Tewas di Masjid Rujab Gubernur Sulsel

“Kalau mengulangi, peluangnya sangat besar saya berhentikan,” tegasnya.

Menurut Amran, keputusan tersebut juga merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai pimpinan.

Ia mengatakan tindakan tegas justru diambil sebagai bentuk kepedulian terhadap pegawai yang bersangkutan dan keluarganya.

“Karena kasihan pada anaknya, kasihan pada istrinya. Masa saya lebih sayang anaknya daripada mereka? Dan itulah bukti cinta saya pada mereka,” ujar Amran.

Kementan, kata Amran, saat ini memiliki sekitar 52 ribu pegawai. Dengan jumlah tersebut, ia menilai pencopotan 13 pejabat merupakan tindakan yang ditujukan kepada mereka yang memang telah terbukti melanggar berdasarkan hasil penelusuran.

Amran juga mengungkap adanya pegawai Kementan yang memiliki deposit untuk aktivitas judi online dengan nilai hampir Rp200 juta.

Namun, ia belum menjelaskan secara rinci identitas maupun perkara pegawai tersebut.

“Pegawainya Kementan, ingat, itu ada 52 ribu, pejabatnya dicopot hanya 13 (orang), enggak masalah. Copot permanen diganti hari ini,” kata Amran.

Share :

Baca Juga

News

Menag Nasaruddin Minta MTQ Bukan Hanya Melagukan, tapi Menghayati Al-Qur’an

News

Kirab Bendera Pusaka Buka Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

News

Semangat HUT RI ke-81, Pelindo Teguhkan Kedaulatan Maritim

News

Kapolrestabes Makassar Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan Unjuk Rasa di Fly Over

News

Kapal Kemanusiaan KALLA Bawa 800 Paket Bantuan dan Relawan ke NTT

News

Pospenas Rilis Pemulihan Infrastruktur Listrik dan Komunikasi Pascagempa M7,7 NTT

News

Makassar Leadership Summit Bangun Dialog Strategis Bersama Pemerintah  Kota Makassar

News

Munafri Jamu 70 Paskibraka Makassar, Beri Bonus dan Studi Wisata ke Bali