Home / News

Sabtu, 25 Juli 2026 10:17- WIB

Masuk Toilet Tak Kunjung Keluar, Pria di Makassar Ditemukan Tewas di Masjid Rujab Gubernur Sulsel

Mayat pria ditemukan tewas dalam toilet masjid di Rujab Gubernur Sulsel, Jumat (24/7/2026). (Foto: Dok. Polisi)

Mayat pria ditemukan tewas dalam toilet masjid di Rujab Gubernur Sulsel, Jumat (24/7/2026). (Foto: Dok. Polisi)

MAKASSAR, Merata.net – Seorang pria bernama Ahmad Sashenka Aydin alias Frans (51) ditemukan meninggal dunia di dalam toilet Masjid Aisyah yang berada di kawasan Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Sungai Tangka, Kelurahan Sawerigading, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Jumat (24/7/2026) pagi.

Korban diketahui merupakan warga Jalan Kemauan IV Nomor 19B, Kelurahan Maccini Parang, Kecamatan Makassar. Hingga kini, aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kematiannya.

Sebelum ditemukan tak bernyawa, korban terakhir terlihat sekitar pukul 01.30 Wita. Rekannya, Ulhaq (34), mengatakan korban sempat berpamitan untuk pergi ke toilet di Masjid Aisyah setelah keduanya berada di sebuah tempat penjualan sari laut.

“Korban pamit kepada saya mau buang air besar di Masjid Aisyah Rujab Gubernur Sulsel,” ujar Ulhaq.

Baca Juga  Komitmen Pemkot Makassar Low Carbon Bakal Ditandai dengan Perbanyak Penggunaan Solar Panel

Setelah menunggu beberapa jam dan korban tak kunjung kembali, Ulhaq mendatangi Masjid Aisyah sekitar pukul 04.30 Wita untuk menunaikan salat Subuh.

Bersama petugas jaga Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Baraka Jafar, ia kemudian memeriksa toilet masjid.

Saat pintu toilet dibuka, keduanya menemukan korban tergeletak di balik pintu dalam kondisi tanpa busana.

“Saya bersama anggota jaga Rujab Gubernur Sulsel mengecek WC masjid dan menemukan korban tergeletak di belakang pintu WC dalam keadaan telanjang,” ungkapnya.

Peristiwa tersebut segera dilaporkan ke Polsek Ujung Pandang. Personel kepolisian yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) AKP Amiruddin tiba di lokasi sekitar pukul 06.10 Wita dan langsung memasang garis polisi serta mengamankan lokasi kejadian.

Tim Inafis Polrestabes Makassar kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), disusul Tim Forensik Dokpol RS Bhayangkara Makassar yang melakukan pemeriksaan awal sebelum jenazah dievakuasi ke RS Bhayangkara Makassar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga  Bappeda Makassar Gelar Rapat Penyajian RPJPD Hasil Fasilitas Gubernur Sulawesi Selatan

Kapolsek Ujung Pandang, Kompol Muhammad Yusuf, membenarkan adanya penemuan jasad tersebut. Ia mengatakan autopsi akan dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

“Jenazah sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk menjalani autopsi dan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab kematiannya,” kata Yusuf.

Meski demikian, hasil pemeriksaan sementara belum menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Karena itu, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis sebelum menyimpulkan penyebab kematian.

“Tidak ada. Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Tapi kita belum tahu penyebab tewasnya karena apa. Biar Dokpol yang jelaskan nanti,” tutup Yusuf. []

Share :