Home / Hiburan / Indonesiaku / Pemerintahan

Jumat, 1 April 2022 12:28- WIB

Semarak Warna-warni Budaya, Tarian dan Busana Nusantara Ditampilkan di Hari Kebudayaan Makassar

Makassar, Merata.Net – Pemerintah Kota Makassar menggelar parade Budaya di Hari Kebudayaan Makassar.

Tema Hari Kebudayaan 2022 yang ke-4 mengusung Warna-warni Budaya Makassar.

Sebanyak enam sanggar di Kota Makassar memeriahkan Hari Kebudayaan Makassar.

Mereka menampilkan tari-tarian adat Makassar lengkap dengan baju adat, Makassar- Bugis- Mandar dan Toraja.

Tari-tarian adat diantaranya menampilkan, tarian gandrangbulo, Tarian Madendang, Tari Puja Tomanurung dan Barongsai. Juga penampilan Busana Nusantara.

Diketahui, Tarian Gandrang Bulo merupakan tarian tradisional dari daerah Makassar, Sulawesi Selatan. Tarian ini diiringi oleh tabuhan gendang dan tabuhan bambu.

Baca Juga  Pj Gubernur Sulsel Harap Saudagar Tana Luwu Pulang Kampung Berinvestasi

Tari Gandrang Bulo merupakan tarian yang terlihat jenaka dan menghibur. Nampak anak-anak menari dan memainkan bambu yang digenggam.

Tidak hanya tari-tarian adat Makassar, Sanggar Gita Saraswati Makassaar salah satunya yang menampilkan tarian etnis bali dengan mencampurkan kearifan lokal Makassar.

Tari Puja Tomanurung ini merupakan tarian yang memohon keselamatan kepada sang pencipta pada zaman dahulu bergelar Tomanurung.

Selain itu, penampilan Paguyuban Tionghoa dengan Barongsai tambah memeriahkan hari Kebudayaan. Sorak-sorak kegembiraan masyarakat yang hadir mengikuti parade budaya mewarnai hari Budaya Makassar.

Baca Juga  Mendag Sidak di Makassar, Pastikan Stok Bahan Pokok dan Minyak Goreng Tersedia Jelang Ramadhan

Kepada Dinas Kebudayaan, Andi Herfida Attas mengatakan, hari ini merupakan hari Kebudayaan Makassar. Banyak budaya etnis di dalamnya yang diwujudkan dalam keberagaaman budyaa yang mesti dilestarikan.

“Yang tampil tadi tari Nusantara, Tari bali, Tionghoa, Bali dan Jawa. Juga menampilkan total ada 25 baju budaya karya dari seniman budaya Makassar,” ujarnya.

“Besok ada ritual budaya menyambut bulan suci bulan Ramadan. Esensinya ajak untuk masyarakat baik anak kita bahwa kita harus mengangkat dan mengangkat kebudayaan makassar yang harus dilestarikan,” sambungnya. (Jen)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

ASN Pemprov Terima TPP, Pegawai: Tidak Masalah dengan Syarat Booster

Pemerintahan

Dewan Adat Saoraja Bone Anugerahi Pj Gubernur Bahtiar Gelar Adat Daeng Mappuji

Indonesiaku

Penghuni Rusunawa Panambungan Makassar Kecewa Terkait Penerapan Listrik Prabayar

Bisnis

Beli Tiket F8 2023 di App Kallafriends, Tanpa Antre dan Berhadiah Motor Listrik 

Indonesiaku

Inilah Makanan Sehat Wajib Saat Berbuka Puasa

Indonesiaku

Presiden Jokowi Lakukan Pertemuan Bilateral dengan PM Singapura, Lee Hsien

Pemerintahan

Dinas PU Makassar Target Pengerjaan Beton Jalan Metro Tanjung Bunga Rampung Desember

Hiburan

Disney Plus dan IMAX Berkolaborasi